Perbandingan 2 Kekuatan Nuklir Asia yang Bermusuhan, Siapa Lebih Unggul?
Rabu, 24 Januari 2024 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Melansir NDTV, India memiliki 800.000 personel militer aktif lebih banyak dibandingkan Pakistan dan memiliki 1,4 juta perwira dan tentara di berbagai perwira. Pakistan memiliki 6,5 lakh personel aktif. Jumlah tersebut tidak termasuk pasukan cadangan dan Paramiliter dan menjadikan jumlah totalnya lebih dari 5 juta di India.
![Perbandingan 2 Kekuatan Nuklir Asia yang Bermusuhan, Siapa Lebih Unggul?]()
Foto/Reuters
India memiliki 2.296 pesawat dan menempati peringkat keempat secara global, sedangkan Pakistan memiliki 1.434 pesawat. Kategori ini mencakup pesawat tempur TNI Angkatan Udara dan Angkatan Laut, helikopter, pesawat angkut, serta pesawat sayap tetap dan sayap rotor.
India memiliki 606 jet tempur dalam 31 skuadron dan lebih banyak lagi pesawat seperti Tejas Mk1 dan Mk1A, yang kemungkinan akan dilantik dalam beberapa tahun mendatang, meskipun jet-jet tua seperti MiG-21Bison, Sepecat Jaguar, MiG-29 akan berhenti beroperasi pada tahun depan. 4-5 tahun. Pakistan memiliki 387 jet tempur dan memiliki pesawat China, Prancis, dan Amerika dalam armadanya. Pakistan memiliki lebih banyak helikopter serang tetapi India memiliki sejumlah misi khusus, tanker udara, dan pesawat angkut.
![Perbandingan 2 Kekuatan Nuklir Asia yang Bermusuhan, Siapa Lebih Unggul?]()
Foto/Reuters
Dalam peperangan zaman dahulu, gajah perang adalah 'tank' militer. Mereka dibimbing oleh manusia untuk menghancurkan kekuatan musuh dengan kekuatannya yang luar biasa. Berabad-abad kemudian, 'Gajah Perang' ini digantikan oleh mesin dengan lintasan dan daya tembak dan disebut Tank. India memiliki kekuatan tank sebanyak 4.614 dan menempati peringkat keenam secara global, sedangkan Pakistan memiliki 3.742 tank. India memiliki 1.51.248 kendaraan lapis baja, tiga kali lebih banyak dari Pakistan.
Kendaraan lapis baja sangat penting dalam mengerahkan infanteri ke medan perang dengan cepat. Mereka tidak hanya menambah daya tembak tetapi juga kecepatan dalam operasi untuk memastikan manuver yang lebih baik selama pertempuran. “Dia yang menempati medan perang menunggu musuh akan merasa nyaman,” tulis ahli strategi militer Tiongkok Sun Tzu dalam buku klasiknya ‘The Art of War’. Kendaraan lapis baja mencakup tank, kendaraan tempur infanteri, BMP, dan sistem beroda atau terlacak yang dapat mengerahkan pasukan dengan cepat.
Menariknya, Pakistan memiliki lebih banyak sistem artileri self-propelled daripada - Perbedaan yang mengejutkan yaitu 612 antara kedua negara. India memiliki 140 senjata artileri self-propelled. India dan Pakistan memiliki jumlah senjata artileri derek yang sama.
3. Angkatan Udara

Foto/Reuters
India memiliki 2.296 pesawat dan menempati peringkat keempat secara global, sedangkan Pakistan memiliki 1.434 pesawat. Kategori ini mencakup pesawat tempur TNI Angkatan Udara dan Angkatan Laut, helikopter, pesawat angkut, serta pesawat sayap tetap dan sayap rotor.
India memiliki 606 jet tempur dalam 31 skuadron dan lebih banyak lagi pesawat seperti Tejas Mk1 dan Mk1A, yang kemungkinan akan dilantik dalam beberapa tahun mendatang, meskipun jet-jet tua seperti MiG-21Bison, Sepecat Jaguar, MiG-29 akan berhenti beroperasi pada tahun depan. 4-5 tahun. Pakistan memiliki 387 jet tempur dan memiliki pesawat China, Prancis, dan Amerika dalam armadanya. Pakistan memiliki lebih banyak helikopter serang tetapi India memiliki sejumlah misi khusus, tanker udara, dan pesawat angkut.
4. Angkatan Darat

Foto/Reuters
Dalam peperangan zaman dahulu, gajah perang adalah 'tank' militer. Mereka dibimbing oleh manusia untuk menghancurkan kekuatan musuh dengan kekuatannya yang luar biasa. Berabad-abad kemudian, 'Gajah Perang' ini digantikan oleh mesin dengan lintasan dan daya tembak dan disebut Tank. India memiliki kekuatan tank sebanyak 4.614 dan menempati peringkat keenam secara global, sedangkan Pakistan memiliki 3.742 tank. India memiliki 1.51.248 kendaraan lapis baja, tiga kali lebih banyak dari Pakistan.
Kendaraan lapis baja sangat penting dalam mengerahkan infanteri ke medan perang dengan cepat. Mereka tidak hanya menambah daya tembak tetapi juga kecepatan dalam operasi untuk memastikan manuver yang lebih baik selama pertempuran. “Dia yang menempati medan perang menunggu musuh akan merasa nyaman,” tulis ahli strategi militer Tiongkok Sun Tzu dalam buku klasiknya ‘The Art of War’. Kendaraan lapis baja mencakup tank, kendaraan tempur infanteri, BMP, dan sistem beroda atau terlacak yang dapat mengerahkan pasukan dengan cepat.
Menariknya, Pakistan memiliki lebih banyak sistem artileri self-propelled daripada - Perbedaan yang mengejutkan yaitu 612 antara kedua negara. India memiliki 140 senjata artileri self-propelled. India dan Pakistan memiliki jumlah senjata artileri derek yang sama.
Lihat Juga :