Iran: AS Tidak Bisa Dinasehati Secara Halus

Selasa, 08 Mei 2018 - 23:44 WIB
Iran: AS Tidak Bisa...
Iran: AS Tidak Bisa Dinasehati Secara Halus
A A A
TEHERAN - Iran menyatakan, Amerika Serikat (AS) hanya mengenal bahasa kekerasan atau kekuatan. Oleh karena itu, menurut Teheran, untuk dapat membuat AS mendengarkan apa yang dikatakan dunia internasional, cara baik-baik harus dilupakan dan beralih menggunakan bahasa yang keras.

Pemimpin Parlemen Iran, Ali Larijani menyatakan Washington telah gagal untuk menegakkan komitmennya di bawah kesepakatan nuklir yang dicapai tahn 2015. Larijani menyebut, satu-satunya cara untuk membuat AS tunduk pada kesepakatan itu adalah dengan cara kekerasan.

"Tampaknya kita hanya dapat berbicara dengan orang Amerika dalam bahasa kekuatan dan tidak ada solusi lain," kata Larijani dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Russia Today pada Selasa (8/5).

Larijani juga mengatakanbahwa setiap upaya Donald Trump untuk membongkar kesepakatan nuklir hanya akan berfungsi untuk menyatukan orang-orang Iran dan mendorong Iran untuk melanjutkan jalan Revolusi Islam dengan kuat di belakang kepemimpinan pemimpin tertinggi.

Rencana Aksi Komprehensif Gabungan (JCPOA), yang dikenal sebagai kesepakatan nuklir Iran, menyerukan Teheran untuk menyerahkan 98 persen dari uraniumnya yang diperkaya, serta mengizinkan inspeksi internasional atas fasilitas nuklirnya, sebagai imbalan atas pencabutan sanksi.

Trump telah berulang kali mengecam kesepakatan itu sebagai tidak efektif dan menuduh Teheran melanggar ketentuan perjanjian. Namun, negara-negara Eropa mengatakan kesepakatan itu tidak boleh ditinggalkan, dan menurut Badan Energi Atom Internasional (IAEA), Teheran sejauh ini telah sepenuhnya mematuhi komitmennya berdasarkan perjanjian tersebut(esn)
wa-channel
Follow
Berita Terkait
Solidaritas untuk Iran:...
Solidaritas untuk Iran: Masyarakat Tanda Tangani Pernyataan di Kediaman Dubes
Duta Besar Iran Ungkap...
Duta Besar Iran Ungkap Kronologi Lengkap Gelombang Protes Besar
Sengketa Rebutan Pulau,...
Sengketa Rebutan Pulau, Iran Pamer Rudal di Teluk Persia
Iran Pamer Drone Militer...
Iran Pamer Drone Militer Terbaru, Terbang 24 Jam Jangkau 2000 Kilometer
Aksi Solidaritas Iran...
Aksi Solidaritas Iran di Depan Kedubes AS Jakarta
Rakyat Iran Berduka...
Rakyat Iran Berduka atas Meninggalnya Presiden Ebrahim Raisi
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
5 jam yang lalu
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
6 jam yang lalu
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
7 jam yang lalu
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
7 jam yang lalu
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
9 jam yang lalu
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
9 jam yang lalu
Terpopuler
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved