5 Dampak Pelabelan Teroris bagi Houthi di Yaman oleh AS

Sabtu, 20 Januari 2024 - 18:18 WIB
loading...
A A A
AS mulai menetapkan organisasi-organisasi tersebut sebagai FTO pada tahun 1997, sedangkan penetapan SDGT terjadi setelah serangan 11 September pada tahun 2001.

Individu yang berafiliasi dengan FTO secara otomatis dilarang memasuki AS, padahal hal ini tidak berlaku bagi individu yang termasuk dalam daftar SDGT.

Warga negara AS yang memberikan dana kepada FTO dapat dihukum karena melakukan kejahatan jika terbukti bahwa mereka mengetahui bahwa mereka memberikan dana kepada organisasi teroris. Sementara itu, untuk SDGT, standar pembuktiannya lebih tinggi: Agar warga AS dihukum karena melakukan kejahatan, diperlukan bukti bahwa mereka “dengan sengaja” mendanai organisasi teroris.

Warga negara AS yang menjadi korban serangan teroris oleh FTO dapat mengajukan tuntutan hukum terhadap mereka, sedangkan hal ini tidak berlaku untuk SDGTs.

AS dapat melakukan permohonan ekstrateritorial – atau menuntut siapa pun di negara mana pun – dalam kasus FTO. Sementara itu, individu atau badan hanya dapat dituntut karena melanggar sanksi terhadap SDGTs secara sengaja atau tidak sengaja jika perbuatan tersebut terjadi di Amerika Serikat atau dilakukan oleh warga negara Amerika.

Hukuman pidana karena memberikan dukungan materi kepada FTO bisa mencapai hukuman penjara seumur hidup. Dalam kasus SDGTs, ancaman hukumannya hingga 20 tahun penjara.

3. Bantuan Kemanusiaan untuk Yaman Akan Berkurang

5 Dampak Pelabelan Teroris bagi Houthi di Yaman oleh AS

Foto/Reuters

Biden menghapus kelompok Houthi dari dua penunjukan tersebut pada tahun 2021 setelah PBB dan lembaga kemanusiaan lainnya memperingatkan bahwa penunjukan tersebut menghalangi bantuan kemanusiaan yang sangat dibutuhkan untuk masuk ke Yaman.

Lebih dari separuh penduduk Yaman – 18,2 juta orang – membutuhkan bantuan kemanusiaan, menurut PBB, ketika negara tersebut bergulat dengan kelaparan, pengungsian, dan krisis ekonomi.

"Keputusan ini dapat berdampak pada keluarga biasa yang tinggal di Yaman karena mungkin mempersulit bantuan kemanusiaan untuk menjangkau mereka," kata Afrah Nasser, peneliti non-residen di Arab Center Washington DC, dan sebelumnya bekerja sebagai peneliti Yaman di Human Rights Watch.

4. Tidak Akan Mengekang Houthi

5 Dampak Pelabelan Teroris bagi Houthi di Yaman oleh AS

Foto/Reuters

Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken mengatakan dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu bahwa penunjukan kembali tersebut telah diterapkan oleh AS dalam upaya untuk mengekang serangan Houthi di Laut Merah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertahanan Udara Arab...
Pertahanan Udara Arab Saudi Cegat Rudal Balistik Houthi
Perang Timur Tengah...
Perang Timur Tengah Bak Neraka: Iran Melawan AS, Arab Saudi Melawan Houthi Yaman
Gencatan Senjata Berakhir!...
Gencatan Senjata Berakhir! Perang Houthi dan Arab Saudi Bisa Pecah Kapan Saja
Israel Syok Senator...
Israel Syok Senator AS Pro-Zionis Lindsey Graham Mendadak Meninggal
Eks Jubir Rumah Sakit...
Eks Jubir Rumah Sakit Israel: Dokter Zionis Selamatkan Nyawa Erdogan atas Permintaan Mossad
Ini 10 Negara yang Melarang...
Ini 10 Negara yang Melarang Masuk 2 Menteri Ekstremis Israel Ben-Gvir dan Smotrich
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Kebakaran Hebat di Bar...
Kebakaran Hebat di Bar Bangkok Tewaskan 27 Orang!
Ini Isi Surat Trump...
Ini Isi Surat Trump ke Kongres, Jelaskan Alasan AS Serang Iran Lagi
Rekomendasi
Trump Minta Tarif 20%...
Trump Minta Tarif 20% Kargo di Selat Hormuz, Bisa Kantongi Rp541 Miliar per Supertanker
William Saliba Cedera...
William Saliba Cedera Serius Saat Prancis Disingkirkan Spanyol
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan...
MAKI Bakal Ajukan Praperadilan atas Pelimpahan Kasus Febrie Adriansyah dari Polri ke Kejagung
Berita Terkini
Taktik Trump Sering...
Taktik Trump Sering Menjiplak Musuh-musuhnya, dari Blokade Laut hingga Tarif Selat Hormuz
Diejek Habis-habisan,...
Diejek Habis-habisan, Trump akan Ganti Biaya Kargo Selat Hormuz 20% dengan Kesepakatan Investasi untuk Negara-negara Teluk
Jerman akan Beli 50.000...
Jerman akan Beli 50.000 Drone Serang untuk Ukraina
Politik AS Didominasi...
Politik AS Didominasi Manula! Ini Deretan Politisi Tua yang Melebihi Usia Pensiun
Jepang Bentuk Badan...
Jepang Bentuk Badan Intelijen Baru untuk Pertama Kalinya sejak Perang Dunia II, Ini 5 Alasannya
10 Danau Terjernih di...
10 Danau Terjernih di Dunia, Nomor 7 dari Indonesia
Infografis
5 Rudal Paling Mematikan...
5 Rudal Paling Mematikan di Dunia, Satan II Rusia Bisa Hancurkan Banyak Kota Sekaligus
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved