Israel Tarik 1 Divisi Tentara dari Gaza Meski Belum Kalahkan Hamas, Ada Apa?

Selasa, 16 Januari 2024 - 08:29 WIB
loading...
Israel Tarik 1 Divisi...
Israel menarik satu divisi tentara dari Jalur Gaza meski perangnya belum mengalahkan Hamas sepenuhnya. Foto/Anadolu
A A A
GAZA - Militer Israel pada hari Senin menarik satu divisi tentara, yakni Divisi ke-36, dari Jalur Gaza meskipun perangnya hingga hari ini belum bisa mengalahkan Hamas.

Militer Zionis berdalih penarikan satu divisi tentara itu diperlukan untuk memberikan para personel beristirahat dan berlatih di tengah perang mematikan.

Menurut laporan Army Radio, tiga divisi lainnya akan tetap berada di Gaza sebagai bagian dari serangan saat ini.

Laporan itu menambahkan bahwa langkah tersebut sebagai bagian dari rencana Angkatan Darat Zionis untuk melancarkan perang panjang di Jalur Gaza.

Baca Juga: Bos Hizbullah Ledek Ancaman Israel: Selamat Datang dan Salam....

Akhiri Serangan Darat Intensitas Tinggi


Namun laporan itu bertentangan dengan pernyataan Menteri Pertahanan Yoav Gallant yang mengatakan operasi darat dengan intensitas tinggi di Jalur Gaza utara segera berakhir.

“Di Jalur Gaza selatan (fase intensif) segera berakhir,” kata Gallant pada konferensi pers, tanpa memberikan batas waktu pastinya, seperti dikutip Anadolu, Selasa (16/1/2024).

Gallant mengatakan tentaranya akan melakukan operasi intensitas rendah di Gaza utara, dan menambahkan bahwa pasukannya sedang berupaya menemukan sisa lokasi kelompok Hamas di wilayah tersebut.

Pengumuman tersebut menyusul laporan berminggu-minggu bahwa AS telah menekan Israel untuk mengakhiri pengeboman dan serangan tanpa pandang bulu di Gaza dan mengambil pendekatan yang lebih tepat sasaran.

Gallant menambahkan bahwa setelah serangan gencar Israel terhadap Gaza, dan dengan asumsi Hamas digulingkan dari kekuasaannya, Gaza akan diperintah oleh orang-orang Palestina tetapi bukan orang-orang yang memusuhi Israel.

“Pemerintahan masa depan di Gaza harus tumbuh dari Jalur Gaza, Gaza akan diperintah oleh orang-orang Palestina,” kata Gallant.

"Akhir kampanye militer harus didasarkan pada tindakan politik.”

Perang di Gaza dimulai setelah serangan Hamas ke Israel pada 7 Oktober yang menewaskan 1.139 orang.

Dalam serangan tanpa pandang bulu di Gaza, Israel telah menewaskan sedikitnya 24.100 orang dan melukai 60.834 lainnya.

Serangan tersebut telah menyebabkan 85% penduduk Gaza menjadi pengungsi di tengah kekurangan makanan, air bersih, dan obat-obatan, sementara 60% infrastruktur di wilayah tersebut rusak atau hancur, menurut PBB.
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Aktivis Zionis: 15 Tahun...
Aktivis Zionis: 15 Tahun Lagi, Israel Akan Perang dengan Mesir
Menteri Zionis Tolak...
Menteri Zionis Tolak Gencatan Senjata: Lebanon Seharusnya Jadi Arena Bermain Israel
Penembakan Guncang Lingkungan...
Penembakan Guncang Lingkungan Yahudi Montreal, 3 Orang Tewas, Termasuk Pelaku
Iran Dapat Rp5.360 Triliun...
Iran Dapat Rp5.360 Triliun Jadi Inti Kesepakatan dengan AS, tapi Siapa yang Bayar?
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Israel Berusaha Pengaruhi...
Israel Berusaha Pengaruhi Kebijakan AS, Wapres JD Vance Minta Pejabat Waspada
Rekomendasi
Breaking News! Polisi...
Breaking News! Polisi Tangkap Taufik Hidayat Penyekap dan Penganiaya Sadis Wanita selama 3 Tahun di Kosan
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Sadis Ditangkap di Majalaya
SIG Sulap 60 Ton Sampah...
SIG Sulap 60 Ton Sampah Kelapa Jadi Pakan Ternak, Peternak di Aceh Hemat 60%
Berita Terkini
Iran akan Bangun Saluran...
Iran akan Bangun Saluran Komunikasi Langsung Hormuz dengan AS
Putin: Negara-negara...
Putin: Negara-negara Barat Secara Terbuka Mengatakan Mereka Bersiap Perangi Rusia
PM Pakistan: AS dan...
PM Pakistan: AS dan Iran akan Bahas Program Rudal Balistik dan Isu Nuklir dalam 60 Hari ke Depan
Awas, AI dalam Beberapa...
Awas, AI dalam Beberapa Bulan Lagi Bisa Lumpuhkan Pemerintahan di Berbagai Negara
Netanyahu Ingin Israel...
Netanyahu Ingin Israel Bebaskan Diri dari Ketergantungan Persenjataan pada AS
Iran Bisa Terima Rp894...
Iran Bisa Terima Rp894 Triliun dalam Bentuk Keringanan Sanksi sesuai Kesepakatan Akhir
Infografis
Hamas Pamer Senjata...
Hamas Pamer Senjata Israel saat Tukar Tawanan di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved