Perang 100 Hari Israel-Hamas: Lebih dari 23.000 Orang Tewas, Azan Tak Terdengar Lagi di Gaza

Minggu, 14 Januari 2024 - 08:33 WIB
loading...
A A A
“Infrastruktur layanan kesehatan di Jalur Gaza telah sepenuhnya dilenyapkan,” kata Tlaleng Mofokeng, pelapor khusus PBB tentang hak atas kesehatan dan seorang dokter praktik.

Menurut Organisasi Kesehatan Dunia, militer Israel telah menyerang 94 fasilitas kesehatan dan 79 ambulans sejak 7 Oktober.

Lebih dari separuh rumah sakit di Gaza tidak lagi berfungsi pada 5 Januari. Tiga belas rumah sakit yang tersisa—sembilan di wilayah selatan dan empat di wilayah utara—masih beroperasi sebagian, namun menghadapi kekurangan pasokan dasar dan bahan bakar serta berusaha untuk beroperasi jauh melebihi kapasitas biasanya.

Karena persediaan medis, air dan listrik telah habis, para dokter mengatakan mereka terpaksa bekerja dalam kondisi yang tidak higienis dan menggunakan barang-barang sehari-hari sebagai pengganti bahan-bahan medis dasar. Alih-alih larutan antiseptik, yang ada adalah cairan pembersih dan cuka.

Prosedur dilakukan tanpa anestesi, termasuk beberapa operasi yang melibatkan 1.000 anak yang salah satu atau kedua anggota tubuhnya diamputasi, menurut laporan Unicef.

“Situasinya seperti abad pertengahan,” kata Ghassan Abu Sittah, seorang ahli bedah Palestina-Inggris yang menjadi sukarelawan di Gaza, kepada MEE.

PBB melaporkan bahwa setidaknya 326 profesional medis telah terbunuh, dan lainnya ditangkap dan ditahan, termasuk Dr Muhammad Abu Salmiya, Dr Ahmed Kahlot dan Dr Ahmed Muhanna, direktur Rumah Sakit al-Shifa, Kamal Adwan dan al-Awda.

Azan Tak Terdengar Lagi


Sementara itu, puluhan masjid dan gereja, termasuk beberapa tempat ibadah tertua di Gaza, telah hancur seluruhnya atau sebagian sejak 7 Oktober.

Masjid Agung Omari, masjid terbesar dan tertua di Kota Gaza, hancur menjadi puing-puing. Bangunan ini hanya tersisa menara berusia 1.400 tahun.

Masjid ini pertama kali didirikan pada abad ketujuh di atas reruntuhan gereja era Bizantium, yang dibangun di atas kuil Romawi kuno.

Namanya diambil dari nama Khalifah Umar bin Khattab, yang saat itu berkuasa. Masjid memiliki sejarah kehancuran dan kelahiran kembali, termasuk digantikan oleh katedral Tentara Salib, dihancurkan oleh bangsa Mongol dan hancur akibat gempa bumi pada abad ke-13.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dunia Fokus ke Iran,...
Dunia Fokus ke Iran, Israel Justru Percepat Perebutan Lahan di Gaza dan Tepi Barat
Jelang Pemilu, Netanyahu...
Jelang Pemilu, Netanyahu Ngotot Usir Warga Palestina dari Gaza
Militer Israel Kembangkan...
Militer Israel Kembangkan Senjata Laser Antariksa untuk Serang Satelit
Dewan Perdamaian Ungkap...
Dewan Perdamaian Ungkap Kendaraan Taktis Pertama Tiba di Pangkalan Multinasional Dekat Gaza
Para Pemimpin Yahudi...
Para Pemimpin Yahudi Ultra-Ortodoks Sebut Tentara Guru Dosa-dosa Terberat dan Israel Najis
Pejabat AS Bertemu Hamas...
Pejabat AS Bertemu Hamas Saat Washington Sampaikan Tuntutan Gaza pada Israel
Berani Tanpa AS, Netanyahu:...
Berani Tanpa AS, Netanyahu: Kami akan Masuk ke Iran
Ayah dan Anak Diselamatkan...
Ayah dan Anak Diselamatkan Setelah 4 Hari Terkubur Reruntuhan Bangunan Pasca-gempa Venezuela
Putin Puji Trump: Pemimpin...
Putin Puji Trump: Pemimpin yang Tak Mudah Dipengaruhi
Rekomendasi
Rayakan 70 Juta Streaming...
Rayakan 70 Juta Streaming ‘Masa Ini, Nanti, dan Masa Indah Lainnya’, Nuca Adakan '[LAGI] Sama Nuca’
Gratis! Kemnaker Buka...
Gratis! Kemnaker Buka Pendaftaran Sertifikasi Kompetensi untuk Lulusan Magang Nasional
Nobu Bank Hadirkan Soundbox...
Nobu Bank Hadirkan Soundbox QRIS Gratis dan MDR 0% bagi Pedagang Pasar Sukawati
Berita Terkini
Siapa Vadym Yermolaiev?...
Siapa Vadym Yermolaiev? Taipan Ukraina yang Terluka dalam Ledakan di Monako
Italia Blokir Bantuan...
Italia Blokir Bantuan Militer NATO kepada Ukraina Senilai Rp1.436 Triliun, Sinyal Kemenangan bagi Rusia?
Kurangi Ketergantungan...
Kurangi Ketergantungan Eropa dari AS, Mampukah Turki Ingin Memperkuat NATO 3.0?
Israel Sebut Mojtaba...
Israel Sebut Mojtaba Jadi Target Pembunuhan, Iran Marah Besar!
Direktur CIA: Dunia...
Direktur CIA: Dunia Terancam dengan Senjata Nuklir Digital yang Didukung AI
Jalanan di Inggris Meleleh...
Jalanan di Inggris Meleleh pada Suhu 45 Derajat Celsius, Ini 3 Alasannya
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved