Bagaimana Cara CIA Bantu Israel Kumpulkan Informasi tentang Para Pemimpin Hamas?
Sabtu, 13 Januari 2024 - 10:15 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 10 Negara Terlibat Serangan AS dan Inggris di Yaman, Siapa Saja?
Israel sejauh ini telah membunuh lebih dari 23.700 warga Palestina dan melukai lebih dari 60.000 orang lainnya.
Lebih dari 7.000 warga Palestina diyakini terkubur di bawah reruntuhan, namun jenazah mereka belum ditemukan karena serangan gencar Israel yang sedang berlangsung.
“Pembentukan gugus tugas ini tidak menciptakan otoritas hukum baru, namun Gedung Putih meningkatkan prioritas pengumpulan intelijen mengenai Hamas,” ungkap laporan NYT.
Namun para pejabat mengklaim Washington “tidak memberikan informasi intelijen atas serangan Israel pada 2 Januari di pinggiran kota Beirut yang menewaskan Saleh al-Arouri, wakil pemimpin Hamas.”
Meski demikian, “AS juga meningkatkan serangan terhadap Hamas dengan lebih banyak penerbangan drone di Gaza dan meningkatkan upayanya menyadap komunikasi di antara para pejabat Hamas.”
Israel sejauh ini telah membunuh lebih dari 23.700 warga Palestina dan melukai lebih dari 60.000 orang lainnya.
Lebih dari 7.000 warga Palestina diyakini terkubur di bawah reruntuhan, namun jenazah mereka belum ditemukan karena serangan gencar Israel yang sedang berlangsung.
Menaikkan Tingkat Prioritas
“Pembentukan gugus tugas ini tidak menciptakan otoritas hukum baru, namun Gedung Putih meningkatkan prioritas pengumpulan intelijen mengenai Hamas,” ungkap laporan NYT.
Namun para pejabat mengklaim Washington “tidak memberikan informasi intelijen atas serangan Israel pada 2 Januari di pinggiran kota Beirut yang menewaskan Saleh al-Arouri, wakil pemimpin Hamas.”
Meski demikian, “AS juga meningkatkan serangan terhadap Hamas dengan lebih banyak penerbangan drone di Gaza dan meningkatkan upayanya menyadap komunikasi di antara para pejabat Hamas.”
Lihat Juga :