Takut dengan Houthi? Arab Saudi Minta AS dan Inggris Menahan Diri

Jum'at, 12 Januari 2024 - 15:18 WIB
loading...
A A A
Kepala perunding Houthi, Mohammed Abdulsalam, mengatakan pada hari Kamis bahwa serangan kelompok tersebut terhadap kapal komersial di Laut Merah tidak mengancam perundingan damai dengan Arab Saudi.

Sebelumnya, Houthi mengklaim serangan kelompok tersebut terhadap kapal komersial di Laut Merah tidak mengancam perundingan damai dengan Arab Saudi, dan menyalahkan perang Israel di Gaza yang menyeret Timur Tengah ke wilayah konflik.

Gerakan Houthi, sebuah kelompok yang bersekutu dengan Iran dan menguasai sebagian besar Yaman setelah hampir satu dekade berperang melawan koalisi yang didukung Barat dan dipimpin Saudi, telah muncul sebagai pendukung kuat kelompok Islam Palestina Hamas dalam perangnya melawan Israel.

Namun, perunding utama Houthi, Mohammed Abdulsalam, mengatakan serangan di Laut Merah tidak berdampak pada proses perdamaian yang sedang berlangsung dengan Arab Saudi, dengan mediasi Oman dan PBB.

“Ini tidak ada hubungannya dengan apa yang terjadi di Jalur Gaza, kecuali Amerika ingin memindahkan negara lain di kawasan itu untuk membela Israel, itu soal lain,” katanya kepada Reuters.

Negara-negara Teluk dan Arab yang merupakan sekutu AS, termasuk Arab Saudi, telah menekan Washington untuk segera melakukan gencatan senjata di Gaza, dengan mengatakan bahwa itulah satu-satunya cara untuk mencegah konflik menyebar ke luar Jalur Gaza.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
Prancis Larang Pejabat...
Prancis Larang Pejabat Israel Hadiri Pameran Senjata, Zionis Murka
Iran Serang Kuwait,...
Iran Serang Kuwait, Arab Saudi: Itu Jahat!
Jadi Satu-satunya Negara...
Jadi Satu-satunya Negara Islam Berbom Nuklir, Mengapa Pakistan Tolak Akui Israel?
Pastikan Kelancaran...
Pastikan Kelancaran Pemulangan Jemaah Haji, Garuda Indonesia Intensif Koordinasi dengan Arab Saudi
Hizbullah Tolak Pembaruan...
Hizbullah Tolak Pembaruan Gencatan Senjata Antara Israel dan Lebanon
Istana Kepresidenan...
Istana Kepresidenan Slovenia Kibarkan Bendera Palestina, Singgung Genosida Gaza
Rekomendasi
OSN Kabupaten Kota 2026...
OSN Kabupaten Kota 2026 Resmi Dimulai Hari Ini, Simak Tata Tertib dan Sanksi yang Berlaku
Jonatan Christie Rehat...
Jonatan Christie Rehat dari Bulu Tangkis usai Gagal Juara Indonesia Open 2026
Bertemu PWNU dan PCNU...
Bertemu PWNU dan PCNU se-Bengkulu, Gus Salam: Soliditasnya Bisa Jadi Teladan PBNU
Berita Terkini
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Trump Marah dan Ngambek...
Trump Marah dan Ngambek pada Host NBC: Anda Curang atau Bodoh
Israel Balas Bombardir...
Israel Balas Bombardir Iran, Ledakan Guncang 3 Kota
IRGC: Rudal-rudal Balistik...
IRGC: Rudal-rudal Balistik Iran Gempur Pangkalan Udara Ramat David Israel
Gempa Magnitudo 8,1...
Gempa Magnitudo 8,1 Guncang Filipina, Peringatan Tsunami Dikeluarkan, Warga Kocar-kacir Selamatkan Diri
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved