5 Negara Sekutu AS yang Memberikan Bantuan ke Gaza
Jum'at, 12 Januari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A
A
A
Kanada akan memberikan tambahan bantuan kemanusiaan sebesar USD50 juta kepada warga Palestina di Jalur Gaza. Global Affairs Canada mengatakan pendanaan tersebut akan membantu menyediakan makanan, air, bantuan medis darurat, layanan perlindungan dan bantuan penyelamatan jiwa lainnya, sambil memastikan bahwa tidak ada satupun yang disalurkan ke Hamas.
“Sangat penting bagi warga sipil Palestina di Gaza yang membutuhkan bantuan penyelamatan nyawa untuk menerimanya sesegera mungkin,” kata Menteri Luar Negeri Melanie Joly dalam sebuah pernyataan.
“Kanada akan terus bekerja sama dengan mitra kemanusiaannya yang terpercaya dan berpengalaman untuk memastikan pendanaan ini menjangkau mereka yang menderita.”
“Kami akan terus bekerja sama dengan Qatar dan mitra lainnya untuk menjamin pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas,” katanya dalam sebuah postingan di X.
![5 Negara Sekutu AS yang Memberikan Bantuan ke Gaza]()
Foto/Reuters
Inggris meningkatkan komitmennya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan bahan bakar yang lebih besar untuk menjangkau warga sipil di Gaza dengan menunjuk Mark Bryson-Richardson sebagai Perwakilan Menteri Luar Negeri untuk Urusan Kemanusiaan di Wilayah Pendudukan Palestina. Mark adalah mantan Duta Besar Inggris untuk Irak dan sebelumnya mengepalai Direktorat Timur Tengah dan Afrika Utara pada Departemen Pembangunan Internasional dan Unit Stabilisasi lintas-pemerintah.
Sejauh ini, Inggris telah mengumumkan akan menghabiskan hampir 60 juta pundsterling dana kemanusiaan tambahan di Gaza, yang berarti melipatgandakan anggaran tahunan yang ada untuk Wilayah Pendudukan Palestina. Bantuan dari Inggris akan membuat perbedaan besar di Gaza, misalnya kami akan menyediakan perlengkapan perlindungan yang merupakan tempat penampungan sementara termasuk terpal plastik dan selimut yang sangat dibutuhkan dalam cuaca musim dingin yang keras. Inggris terus menekankan perlunya lebih banyak jeda kemanusiaan dan akses berkelanjutan terhadap lebih banyak bantuan dan bahan bakar untuk menjangkau warga sipil yang membutuhkan.
Paket pendanaan terbaru sebesar 30 juta poundsterling, yang diumumkan oleh Menteri Luar Negeri pada kunjungan terakhirnya ke wilayah tersebut, telah dialokasikan kepada mitra terpercaya di lapangan. Hal ini termasuk UNRWA, UNICEF, OCHA Pooled Fund dan Palang Merah Inggris untuk mendukung Perhimpunan Bulan Sabit Merah Mesir dan Palestina, yang menyediakan makanan penting, tempat tinggal dan pasokan medis.
![5 Negara Sekutu AS yang Memberikan Bantuan ke Gaza]()
Foto/Reuters
“Sangat penting bagi warga sipil Palestina di Gaza yang membutuhkan bantuan penyelamatan nyawa untuk menerimanya sesegera mungkin,” kata Menteri Luar Negeri Melanie Joly dalam sebuah pernyataan.
“Kanada akan terus bekerja sama dengan mitra kemanusiaannya yang terpercaya dan berpengalaman untuk memastikan pendanaan ini menjangkau mereka yang menderita.”
“Kami akan terus bekerja sama dengan Qatar dan mitra lainnya untuk menjamin pembebasan sandera yang ditahan oleh Hamas,” katanya dalam sebuah postingan di X.
3. Inggris

Foto/Reuters
Inggris meningkatkan komitmennya untuk memberikan bantuan kemanusiaan dan bahan bakar yang lebih besar untuk menjangkau warga sipil di Gaza dengan menunjuk Mark Bryson-Richardson sebagai Perwakilan Menteri Luar Negeri untuk Urusan Kemanusiaan di Wilayah Pendudukan Palestina. Mark adalah mantan Duta Besar Inggris untuk Irak dan sebelumnya mengepalai Direktorat Timur Tengah dan Afrika Utara pada Departemen Pembangunan Internasional dan Unit Stabilisasi lintas-pemerintah.
Sejauh ini, Inggris telah mengumumkan akan menghabiskan hampir 60 juta pundsterling dana kemanusiaan tambahan di Gaza, yang berarti melipatgandakan anggaran tahunan yang ada untuk Wilayah Pendudukan Palestina. Bantuan dari Inggris akan membuat perbedaan besar di Gaza, misalnya kami akan menyediakan perlengkapan perlindungan yang merupakan tempat penampungan sementara termasuk terpal plastik dan selimut yang sangat dibutuhkan dalam cuaca musim dingin yang keras. Inggris terus menekankan perlunya lebih banyak jeda kemanusiaan dan akses berkelanjutan terhadap lebih banyak bantuan dan bahan bakar untuk menjangkau warga sipil yang membutuhkan.
Paket pendanaan terbaru sebesar 30 juta poundsterling, yang diumumkan oleh Menteri Luar Negeri pada kunjungan terakhirnya ke wilayah tersebut, telah dialokasikan kepada mitra terpercaya di lapangan. Hal ini termasuk UNRWA, UNICEF, OCHA Pooled Fund dan Palang Merah Inggris untuk mendukung Perhimpunan Bulan Sabit Merah Mesir dan Palestina, yang menyediakan makanan penting, tempat tinggal dan pasokan medis.
4. Jepang

Foto/Reuters
Lihat Juga :