Hizbullah Siapkan Serangan ke Pangkalan Militer AS di Timur Tengah
Kamis, 11 Januari 2024 - 15:20 WIB
loading...
A
A
A
“Front Lebanon siap untuk memulai dan milisi Iran ini menyerang AS di Suriah timur dan Irak,” Politico mengutip pernyataan Andrew Tabler, mantan pejabat Departemen Luar Negeri. “Menariknya bahwa semua ini terjadi di belakang layar dan orang-orang fokus pada konflik di Gaza, namun perang sebenarnya jauh lebih besar dari itu.”
Sementara itu, utusan khusus Gedung Putih akan mengunjungi Lebanon ketika ketegangan dengan Israel meningkat. Amos Hochstein, penasihat senior Presiden AS Joe Biden, akan bertemu dengan para pejabat di ibu kota Lebanon, Beirut, hari ini dalam upaya untuk “memulihkan ketenangan”.
“Amerika Serikat telah menegaskan bahwa pihaknya tidak mendukung konflik yang sedang berlangsung yang menyebar ke Lebanon dan terus menggunakan semua opsi diplomatik untuk melihat warga sipil Israel dan Lebanon kembali ke rumah mereka dan hidup dalam keamanan dan stabilitas,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, dilansir Reuters.
Ada kekhawatiran bahwa bentrokan lintas batas antara militer Israel dan Hizbullah di Lebanon akan meningkat menjadi perang habis-habisan, terutama setelah Israel membunuh komandan militer utama kelompok yang didukung Iran tersebut dengan menggunakan serangan pesawat tak berawak minggu ini.
Sementara itu, utusan khusus Gedung Putih akan mengunjungi Lebanon ketika ketegangan dengan Israel meningkat. Amos Hochstein, penasihat senior Presiden AS Joe Biden, akan bertemu dengan para pejabat di ibu kota Lebanon, Beirut, hari ini dalam upaya untuk “memulihkan ketenangan”.
“Amerika Serikat telah menegaskan bahwa pihaknya tidak mendukung konflik yang sedang berlangsung yang menyebar ke Lebanon dan terus menggunakan semua opsi diplomatik untuk melihat warga sipil Israel dan Lebanon kembali ke rumah mereka dan hidup dalam keamanan dan stabilitas,” kata juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, dilansir Reuters.
Ada kekhawatiran bahwa bentrokan lintas batas antara militer Israel dan Hizbullah di Lebanon akan meningkat menjadi perang habis-habisan, terutama setelah Israel membunuh komandan militer utama kelompok yang didukung Iran tersebut dengan menggunakan serangan pesawat tak berawak minggu ini.
(ahm)
Lihat Juga :