Saudi Bangun Desa Peradaban Islam di Madinah Jadi Pusat Kebudayaan Baru
Senin, 08 Januari 2024 - 20:40 WIB
loading...
A
A
A
Pengunjung dapat mengharapkan berbagai pengalaman, termasuk beragam gerai ritel, berbagai pilihan tempat makan, kafe yang unik secara budaya, dan pertunjukan interaktif. Desa ini juga mencakup ruang hijau untuk relaksasi dan kontemplasi.
Ahmed Al-Juhani, CEO Rua Al Madinah Holding, menekankan peran proyek ini sebagai pusat budaya yang mendidik dan menghibur. Hal ini bertujuan untuk menampilkan pencapaian ilmiah dan kontribusi umat Islam sepanjang sejarah melalui komponen budaya dan konten interaktif. "Proyek ini sebagai tambahan transformatif bagi Madinah, selaras dengan tujuan Visi Saudi 2030," terangnya, dilansir Saudi Gazette.
Desa Peradaban Islam tidak hanya sekedar daya tarik budaya tetapi juga merupakan katalis ekonomi yang potensial. Hal ini menawarkan peluang bagi keterlibatan sektor swasta, prospek investasi yang menjanjikan, dan penciptaan lapangan kerja bagi warga negara Saudi, sehingga semakin meningkatkan status Madinah sebagai tujuan wisata Islam terkemuka.
Ahmed Al-Juhani, CEO Rua Al Madinah Holding, menekankan peran proyek ini sebagai pusat budaya yang mendidik dan menghibur. Hal ini bertujuan untuk menampilkan pencapaian ilmiah dan kontribusi umat Islam sepanjang sejarah melalui komponen budaya dan konten interaktif. "Proyek ini sebagai tambahan transformatif bagi Madinah, selaras dengan tujuan Visi Saudi 2030," terangnya, dilansir Saudi Gazette.
Desa Peradaban Islam tidak hanya sekedar daya tarik budaya tetapi juga merupakan katalis ekonomi yang potensial. Hal ini menawarkan peluang bagi keterlibatan sektor swasta, prospek investasi yang menjanjikan, dan penciptaan lapangan kerja bagi warga negara Saudi, sehingga semakin meningkatkan status Madinah sebagai tujuan wisata Islam terkemuka.
(ahm)
Lihat Juga :