5 Alasan Negara Arab Tidak Mau Bergabung dengan Koalisi Laut Merah

Senin, 08 Januari 2024 - 21:21 WIB
loading...
A A A
Baginya, hal ini tampak seperti tindakan yang “cantik” dan “bukan perbaikan strategis.”

“Saya pikir kita telah mengalami kegagalan besar dalam arsitektur keamanan di kawasan ini, dan ini hanyalah cerminan dari kegagalan tersebut, baik di wilayah udara maupun maritim,” katanya.

5. Perlunya Pendekatan Kolaboratif, bukan Koalisi Internasional

Jalal menekankan perlunya pendekatan kolaboratif yang muncul di kawasan ini, dibandingkan “hanya menciptakan koalisi internasional yang besar.”

“Kemudian kerjasama keamanan bisa lebih strategis dalam hal dukungan, dalam hal mobilisasi, dalam hal koordinasi dalam mendukung kebebasan navigasi,” ujarnya.

Menurut Hiltermann, AS dan negara-negara Barat “sangat prihatin dengan aliran minyak dan pelayaran umum melalui Laut Merah dan selat Bab el-Mandeb pada khususnya,” mengacu pada jalur sempit di ujung selatan tempat serangan Houthi.

“Motivasinya jelas adalah untuk membendung kelompok Houthi dan mencegah mereka menembaki kapal komersial, mengingat Laut Merah adalah jalur air penting untuk pengangkutan minyak dan barang secara umum,” katanya.

“Jadi, pertanyaannya adalah apakah ini bisa efektif, (tetapi) hal itu mustahil untuk dikatakan.”

Namun, ia yakin hal ini “pastinya merupakan tindakan pencegahan karena jika Houthi terus menembaki kapal-kapal komersial, maka senjata dari negara-negara Barat tersebut akan menjadi sasaran serangan mereka."

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Bela Iran, Houthi Larang...
Bela Iran, Houthi Larang Seluruh Kapal Israel Lewat Laut Merah
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
Sadisnya Tentara Israel...
Sadisnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat, IDF Luncurkan Penyelidikan
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
AS: Selat Hormuz Terbuka...
AS: Selat Hormuz Terbuka untuk Dilalui Semua Kapal Tanpa Biaya Tol
Ini Penyebab Dasar Laut...
Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8
Rekomendasi
Timwas Sebut Presiden...
Timwas Sebut Presiden Prabowo Ingin Antrean Haji Dipangkas Lagi
Dharma Pongrekun Gugat...
Dharma Pongrekun Gugat UU Kesehatan, Berharap Hakim MK 'Diketuk Hatinya oleh Tuhan'
MNC University Bahas...
MNC University Bahas Masa Depan Produksi Iklan di Era AI melalui Talkshow KRUFEST
Berita Terkini
IRGC Seharusnya Jadi...
IRGC Seharusnya Jadi Teladan bagi Negara Muslim di Seluruh Dunia
G7 Kini Fokus Memusuhi...
G7 Kini Fokus Memusuhi Rusia, Trump: Ini Perang yang Mudah Diselesaikan
Pasokan Senjata Rapuh,...
Pasokan Senjata Rapuh, Presiden Trump Dorong Produksi Massal
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
2 Pesawat Pengebom Nuklir...
2 Pesawat Pengebom Nuklir dari 2 Negara Adikuasa yang Bermusuhan Jatuh di Hari yang Sama
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Infografis
5 Negara yang Memilih...
5 Negara yang Memilih Jalur Negosiasi Tarif dengan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved