Tahanan Palestina: Penjara Negev Israel Seperti Teluk Guantanamo, Penuh Penyiksaan

Minggu, 07 Januari 2024 - 12:11 WIB
loading...
A A A
Al-Taweel mengungkapkan bahwa hukuman administratif dijatuhkan terhadapnya selama enam bulan sebelum hukumannya dikurangi satu bulan, kemudian diperpanjang satu bulan lagi, dan diperpanjang lagi untuk bulan ketiga.

“Hakim tidak menemukan alasan penangkapan, dan setiap kali, dia memperpanjang penahanannya berdasarkan rekomendasi dari badan intelijen," ujarnya.

Mengenai kengerian penyiksaan, Al-Taweel mengatakan: “Kami ditahan dalam kondisi yang menantang, karena para tahanan selalu mengalami segala jenis penyiksaan, termasuk penyiksaan fisik dan psikologis dan tidak diberi makanan serta dihina.”

“Setelah beberapa hari ditahan, saya dipindahkan ke Penjara Negev. Hal ini sangat mengejutkan, karena para tahanan dihadapkan dengan respons cepat terlatih yang dikenal sebagai Keter. Para tahanan ditelanjangi dengan cara yang sangat memalukan dan menjadi sasaran pemukulan yang kejam di tengah-tengah penghinaan dan pelecehan," paparnya, seperti dikutip Middle East Monitor, Minggu (7/1/2024).

"Yang terluka tidak menerima perawatan apa pun, dan dokter penjara tidak memberikan perawatan apa pun, sehingga penyakitnya dibiarkan begitu saja.”

Al-Taweel ditangkap beberapa kali dan ditahan di penjara Israel, di mana dia menghabiskan sekitar sepuluh tahun, namun dia menggambarkan penangkapan terakhir sebagai “yang paling sulit”.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Baku Tembak Pecah di...
Baku Tembak Pecah di Tepi Barat, 1 Ekstremis Israel Tewas, 4 Warga Palestina Meninggal
Menteri Israel Gabung...
Menteri Israel Gabung 4.000 Massa Yahudi Serbu Kompleks Masjid Al-Aqsa
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump: Syarat Arab Saudi...
Trump: Syarat Arab Saudi Miliki Program Nuklir Harus Akui Negara Israel
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Tak Pakai Rompi Tahanan,...
Tak Pakai Rompi Tahanan, Febrie Adriansyah Diduga Pegang Kartu As Tawar Proses Hukum
Blokade Laut Memanas,...
Blokade Laut Memanas, Houthi Gempur 2 Kapal Tanker Arab Saudi di Laut Merah
Menlu 8 Negara Kecam...
Menlu 8 Negara Kecam Menteri Israel dan Ribuan Pemukim Yahudi Geruduk Masjid Al Aqsa
Rekomendasi
Ketua MUI Harap KUII...
Ketua MUI Harap KUII VIII Keluarkan Rekomendasi Tegas Penolakan Praktik LGBT
BRI Life Hadirkan Solusi...
BRI Life Hadirkan Solusi Perlindungan Kesehatan dan Finansial
Masalah Klasik Lagi,...
Masalah Klasik Lagi, Justin Hubner Terancam Absen Bela Timnas Indonesia di Piala AFF 2026
Berita Terkini
AS Tak Umumkan Serangan...
AS Tak Umumkan Serangan Udara ke Iran, Apakah Dikaitkan dengan Angka Sial?
Dipaksa Akui Israel...
Dipaksa Akui Israel untuk Kesepakatan Nuklir, Akankah Saudi Merapat ke China dan Pakistan?
Trump Tiba-tiba Ganti...
Trump Tiba-tiba Ganti Pesawat karena Takut Dibunuh usai KTT NATO di Turki
Memanas, Kuwait dan...
Memanas, Kuwait dan Bahrain Lancarkan Serangan Udara ke Iran
Viral Video Trump Pingsan...
Viral Video Trump Pingsan dan Terduduk Lemas saat Mau Masuk Limusin
Trump Ungkap Iran Sedang...
Trump Ungkap Iran Sedang Bernegosiasi dengan AS, Peringatkan Teheran Tak Boleh Punya Senjata Nuklir
Infografis
6 Strategi Iran Memperpanjang...
6 Strategi Iran Memperpanjang Durasi Perang dengan AS dan Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved