Gagal Taklukkan Hamas, Jenderal Tertinggi Kedua Israel Turun ke Medan Perang Gaza
Sabtu, 06 Januari 2024 - 11:07 WIB
loading...
A
A
A
"Kemudian terjadi pertemuan dengan tiga hingga enam 'teroris' di sebuah gedung, dan ada juga yang terluka dari tim tempur lainnya," lanjut dia, menggunakan narasi "teroris" untuk menyebut para milisi kelompok perlawanan Palestina.
Baram kemudian memimpin pertempuran dari depan, memasuki gedung dengan senjatanya dan memasuki pertempuran tatap muka dengan para milisi Gaza. Korban luka berhasil diselamatkan dan diberikan perawatan medis.
“Momen yang tidak akan saya lupakan dari peristiwa ini adalah Wakil Kepala Staf Umum, seorang individu yang terlindungi dengan baik dengan dua pengawal pribadi, memberi tahu tim tempur saya dengan berkah, 'minggir', dan masuk untuk memimpin pertempuran dengan 'teroris'," papar Elfasi.
“Anda bilang pada diri Anda sendiri, dia adalah Wakil Kepala Staf Umum, dia ada di sana untuk memimpin perang, disertai dengan pemikiran bahwa pejabat paling senior masuk untuk memberikan pembicaraan motivasi, bukan untuk berperang,” imbuh Elfasi.
Bagi pasukan yang berada di medan tempur, dalam pertempuran bersama dengan Baram, ada keyakinan baru bahwa sang mayor jenderal akan menggunakan pengalaman pertempuran baru di Gaza untuk membuat keputusan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap medan, serta pertempuran tatap muka bersama sesama prajurit melawan musuh.
“Wakil kepala staf mempertaruhkan nyawanya bahu-membahu bersama kami, untuk menjadi bagian integral, bagian aktif dan integral dalam perang ini,” kata Elfasi kepada Israel Hayom, menambahkan bahwa bahwa hal itu tidak akan dilupakan oleh mereka yang melihat perang besar ini.
Baram kemudian memimpin pertempuran dari depan, memasuki gedung dengan senjatanya dan memasuki pertempuran tatap muka dengan para milisi Gaza. Korban luka berhasil diselamatkan dan diberikan perawatan medis.
“Momen yang tidak akan saya lupakan dari peristiwa ini adalah Wakil Kepala Staf Umum, seorang individu yang terlindungi dengan baik dengan dua pengawal pribadi, memberi tahu tim tempur saya dengan berkah, 'minggir', dan masuk untuk memimpin pertempuran dengan 'teroris'," papar Elfasi.
“Anda bilang pada diri Anda sendiri, dia adalah Wakil Kepala Staf Umum, dia ada di sana untuk memimpin perang, disertai dengan pemikiran bahwa pejabat paling senior masuk untuk memberikan pembicaraan motivasi, bukan untuk berperang,” imbuh Elfasi.
Bagi pasukan yang berada di medan tempur, dalam pertempuran bersama dengan Baram, ada keyakinan baru bahwa sang mayor jenderal akan menggunakan pengalaman pertempuran baru di Gaza untuk membuat keputusan berdasarkan pemahaman mendalam terhadap medan, serta pertempuran tatap muka bersama sesama prajurit melawan musuh.
“Wakil kepala staf mempertaruhkan nyawanya bahu-membahu bersama kami, untuk menjadi bagian integral, bagian aktif dan integral dalam perang ini,” kata Elfasi kepada Israel Hayom, menambahkan bahwa bahwa hal itu tidak akan dilupakan oleh mereka yang melihat perang besar ini.
Lihat Juga :