500 Tahanan Palestina Berada di Penjara Israel Selama 15 Tahun

Selasa, 11 Agustus 2020 - 02:31 WIB
loading...
500 Tahanan Palestina...
Tahanan Palestina berada di penjara Israel. Foto/Memo
A A A
TEPI BARAT - Lebih dari 500 tahanan asal Palestina dipenjara oleh Israel selama 15 tahun. Data itu diungkapkan pakar Urusan Penjara Abdul Naser Ferwaneh.

Dalam pernyataan pers, Ferwaneh juga menyatakan 50 tahanan asal Palestina dipenjara Israel selama lebih dari 20 tahun.

“Angka ini akan menjadi 300 hanya dalam dua tahun,” papar Ferwaneh, dilansir Memo.

Dia menyeru semua warga Palestina, terutama berbagai gerakan perlawanan untuk mengatasi masalah tersebut.

“Membebaskan para tahanan tidak hanya kewajiban nasional, agama, politik, kemanusiaan dan etik, tapi kebutuhan penting untuk memperkuat kembali budaya perlawanan di antara warga Palestina,” kata dia. (Baca Juga: Rudal Taiwan Lacak dan Usir Jet-jet Tempur China)

Berbagai kelompok hak asasi manusia (HAM) dan para pakar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) berulang kali mengecam penahanan sewenang-wenang oleh Israel pada warga Palestina. (Baca Infografis: Prototipe Radar AESA Jet Tempur KF-X korsel resmi diluncurkan)

Banyak dari warga Palestina yang ditahan selama bertahun-tahun tanpa dakwaan. Israel juga kerap menerapkan hukuman kolektif pada para anggota keluarga tahanan Palestina. (Lihat Video: Seorang Nenek di Tangerang Gagalkan Aksi Penjambretan)
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Menteri Zionis: AS Akan...
Menteri Zionis: AS Akan Segera Berada di Jalur Bentrokan dengan Israel
Israel Intervensi Pilpres...
Israel Intervensi Pilpres Kolombia, Ini 4 Faktanya
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Israel Anggap Turki...
Israel Anggap Turki Lebih Berbahaya Dibandingkan Iran
Meski Terus Digempur...
Meski Terus Digempur Israel, Sekjen Hizbullah Tegaskan Seluruh Anggota Siap Mati!
AS Rilis 14 Poin Perjanjian...
AS Rilis 14 Poin Perjanjian yang Disepakati dengan Iran untuk Akhiri Perang
Gempa Venezuela, Badan...
Gempa Venezuela, Badan Geologi AS Bikin Pemodelan Korban Tewas 10.000 hingga 100.000 Orang
Rekomendasi
Homedoki Umumkan Pemenang...
Homedoki Umumkan Pemenang Umrah, Perjalanan ke Tanah Suci Agustus 2026
HUT ke-80 Bhayangkara,...
HUT ke-80 Bhayangkara, Polda NTT Perkuat Kesehatan Mental Personel lewat USEFT
Sarwendah Undang Ruben...
Sarwendah Undang Ruben Onsu Bertemu 11 Juli, Konflik Keluarga Diharapkan Berakhir Damai
Berita Terkini
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Mengapa Negara-negara...
Mengapa Negara-negara Arab Khawatir Kesepakatan Iran Jadi Titik Balik yang Membawa Bencana?
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved