Israel Bunuh Pemimpin Hamas Saleh al-Arouri di Beirut Lebanon

Rabu, 03 Januari 2024 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Pembunuhan tersebut memicu protes yang melanda Tepi Barat yang diduduki pada Selasa, termasuk di Hebron di mana Arouri pernah menjadi mahasiswa.

Kepala biro politik Hamas, Ismail Haniyeh, mengecam pembunuhan tersebut dan menyebutnya sebagai “pembunuhan kejam” yang dilakukan Israel.

“Pembunuhan pemimpin al-Arouri dan saudara-saudaranya oleh pendudukan adalah tindakan teroris sepenuhnya, pelanggaran kedaulatan Lebanon, dan perluasan agresi,” tegas Haniyeh.

“Semua pembunuhan dan serangan ini akan membuat kita lebih kuat dan lebih bertekad dari sebelumnya. Inilah sejarah perlawanan dan gerakan kami. Kami selalu menjadi lebih kuat dan lebih bertekad,” papar Haniyeh.

Haniyeh membandingkan kematian Arouri dengan pembunuhan Israel terhadap para pemimpin senior Hamas lainnya, termasuk pendiri kelompok tersebut, Sheikh Ahmed Yassin, yang menggarisbawahi peningkatan serius dalam pembunuhan tersebut.

Hizbullah mengatakan, “Serangan itu tidak akan terjadi tanpa tanggapan atau hukuman.”

Mereka menambahkan kelompok tersebut “telah meletakkan jari di pelatuk.”

Juru bicara militer Israel Laksamana Muda Daniel Hagari mengatakan militer negaranya berada pada “tingkat kesiapan yang sangat tinggi di semua arena, dalam pertahanan dan penyerangan”, ketika negara tersebut bersiap menghadapi pembalasan dari Hizbullah.

“Kami berada dalam tingkat kesiapan yang tinggi untuk menghadapi skenario apa pun,” ujar Hagari, tanpa mengakui adanya serangan di Lebanon tersebut.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Hamas Bubarkan Pemerintahannya...
Hamas Bubarkan Pemerintahannya di Gaza, Bagaimana Selanjutnya?
Desa-desa Kristen Lebanon...
Desa-desa Kristen Lebanon Tolak Klaim Pencaplokan Netanyahu: Sama Sekali Salah
Israel Berencana Bangun...
Israel Berencana Bangun 40 Pos Permukiman Baru di Sepanjang Perbatasan Yordania
Hamas Peringatkan Upaya...
Hamas Peringatkan Upaya Israel Ciptakan Kekosongan Pemerintahan di Gaza
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Usai Serangan Udara...
Usai Serangan Udara AS, Presiden Iran Masoud Pezeshkian Tinggalkan Irak Kembali ke Teheran
Perang Lagi! AS Gempur...
Perang Lagi! AS Gempur 80 Target Iran, Dibalas Serangan 85 Lokasi Pangkalan Militer Timur Tengah
Rekomendasi
FBI Bidik AFA di Tengah...
FBI Bidik AFA di Tengah Mimpi Argentina di Piala Dunia
Nurul Arifin Sebut Riset...
Nurul Arifin Sebut Riset SSI Bukti Bahlil Berhasil Terjemahkan Visi Prabowo ke Publik
Polri Usut 3 Kasus Besar...
Polri Usut 3 Kasus Besar Korupsi, Pakar: Siapa pun yang Menghalangi Harus Ditindak
Berita Terkini
Trump Keliru Sebut Iran...
Trump Keliru Sebut Iran 'Republik Islam Jepang': 111 Rudalnya Serang Kapal Induk AS
AS Gempur 90 Target...
AS Gempur 90 Target di Iran, Teheran Balas Bombardir Pangkalan Amerika di Kuwait dan Bahrain
Venezuela Memohon kepada...
Venezuela Memohon kepada Raja Charles: Serahkan 31 Ton Emas yang Ditahan Inggris
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
Imbas AS Serang Iran:...
Imbas AS Serang Iran: Qatar, Bahrain, dan Kuwait Panik
Trump Sebut Iran Sampah,...
Trump Sebut Iran Sampah, Ini Respons Teheran
Infografis
Ahmad Vahidi, Panglima...
Ahmad Vahidi, Panglima Baru IRGC di Tengah Perang Lawan AS-Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved