Israel Bunuh Pemimpin Hamas Saleh al-Arouri di Beirut Lebanon

Rabu, 03 Januari 2024 - 07:15 WIB
loading...
A A A
Pada November, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu mengatakan dia telah menginstruksikan Mossad, badan intelijen Israel, untuk "membunuh semua pemimpin Hamas di mana pun mereka berada."

Pada awal Desember, satu rekaman yang bocor mengungkapkan Ronen Bar, kepala Shin Bet, badan keamanan dalam negeri Israel, mengatakan kepada anggota parlemen Israel bahwa, “Para pemimpin Hamas akan dibunuh di Gaza, di Tepi Barat, di Lebanon, di Turki, di Qatar, di mana pun. Ini akan memakan waktu beberapa tahun, tapi kami akan berada di sana untuk mewujudkannya."

Siapa Saleh al-Arouri?


Arouri adalah wakil ketua biro politik Hamas dan kepala operasi kelompok tersebut di Tepi Barat.

Lahir pada tanggal 19 Agustus 1966 di kota Ramallah, Tepi Barat yang diduduki, ketika kota itu masih berada di bawah kendali Yordania.

Dia menapaki kariernya melalui Hamas, dimulai dengan politik mahasiswa di Universitas Hebron. Belakangan, dia menjadi salah satu pendiri sayap militer gerakan tersebut, Brigade al-Qassam.

Dia menghabiskan 18 tahun di penjara Israel sebelum dibebaskan pada tahun 2010 dan dideportasi ke Suriah.

Arouri hidup relatif bebas di Beirut, tetapi dia dimasukkan dalam daftar teroris Amerika Serikat (AS) pada 2015 dan kepalanya dihargai sebesar USD5 juta dari Washington.

Menurut laporan New York Times, Arouri bertanggung jawab memperkuat hubungan dengan Iran dan Hizbullah.

Dia kerap mengunjungi Teheran untuk bertemu dengan kepala Dewan Keamanan Nasional Tertinggi Iran. Dia juga memperluas infrastruktur militer Hamas di Lebanon.

Pembunuhannya pada Selasa merupakan peningkatan serius yang dilakukan Israel, baik terhadap kepemimpinan Hamas di luar negeri maupun terhadap Hizbullah Lebanon.

Kelompok Lebanon telah terlibat dalam pertempuran kecil di perbatasan selatan Lebanon, melancarkan serangan berkala terhadap pasukan Israel.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Israel Danai Pemukim...
Israel Danai Pemukim Ekstremis, Bayar Rp34 Miliar Per Bulan
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon Selatan Meski Ada Kesepakatan AS-Iran
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Israel Rebut Kastil...
Israel Rebut Kastil Beaufort di Nabatieh, Situs Bersejarah Strategis Milik Lebanon
Australia Beri Peringatan:...
Australia Beri Peringatan: El Nino Kali Ini Akan Jadi yang Terkuat dalam Tujuh Dekade
Gawat! Iran Ancam Serang...
Gawat! Iran Ancam Serang Israel Lagi
Rekomendasi
Slopaganda: Propaganda...
Slopaganda: Propaganda Massal di Era AI
Piala Dunia 2026: Akrobat...
Piala Dunia 2026: Akrobat 4 Gol Warnai Hasil Imbang Inggris vs Kroasia di Babak Pertama
Mutasi TNI: Marsdya...
Mutasi TNI: Marsdya M. Khairil Lubis Jabat Dansesko TNI, Marsda Muzafar Jadi Pangkogabwilhan II
Berita Terkini
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Trump Telah Teken Nota...
Trump Telah Teken Nota Kesepahaman AS-Iran, Ini Rincian 14 Poinnya
Langka, Trump Bela Hak...
Langka, Trump Bela Hak Iran Memiliki Rudal Balistik
Serangan Israel ke Lebanon...
Serangan Israel ke Lebanon Bisa Gagalkan Perdamaian AS dan Iran, Ini 3 Alasannya
4 Alasan Iran Mampu...
4 Alasan Iran Mampu Memberikan Pukulan Telak ke Amerika Serikat dan Israel
Mengapa Kekejaman Israel...
Mengapa Kekejaman Israel di Lebanon Bisa Picu Pembalasan dari Iran?
Infografis
3 Keutamaan Surat Al...
3 Keutamaan Surat Al Mulk, Bisa Jadi Syafaat Kelak di Hari Kiamat
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved