Inggris Siap Gempur Houthi Yaman dengan Serangan Udara

Senin, 01 Januari 2024 - 09:35 WIB
loading...
Inggris Siap Gempur...
Jet tempur F-35B Lightning II terlihat di dek kapal induk Inggris HMS Queen Elizabeth. Foto/REUTERS/Bart Biesemans
A A A
LONDON - Inggris sedang bersiap melancarkan serangan udara terhadap pejuang Houthi Yaman sebagai tanggapan atas gelombang serangan terhadap kapal komersial di Laut Merah.

The Times melaporkan hal itu pada Minggu (31/12/2023). Amerika Serikat (AS) dan negara Eropa lainnya juga akan mengambil bagian dalam serangan tersebut, klaim surat kabar tersebut.

London dan Washington diperkirakan akan mengeluarkan pernyataan bersama pada Minggu malam, memperingatkan Houthi untuk segera menghentikan serangan mereka atau menghadapi aksi militer dari Barat.

“Pesan tersebut dimaksudkan sebagai peringatan terakhir,” ungkap sumber pemerintah Inggris kepada surat kabar tersebut.

“Jika para pejuang Yaman tidak mengindahkan peringatan tersebut, kapal dan pesawat tempur Inggris dan Amerika akan meluncurkan rudal ke sasaran yang telah direncanakan sebelumnya di Yaman dan di Laut Merah,” ungkap laporan The Times.

The Times menjelaskan, “negara Eropa” yang tidak disebutkan namanya akan “mungkin” ikut operasi itu juga.

Kelompok Houthi, yang menguasai sebagian besar wilayah Yaman, telah menyerang puluhan kapal kontainer di Laut Merah sejak perang Israel-Hamas pecah pada Oktober.

Baca juga: Mantan PM Inggris Tony Blair Berupaya Relokasi Warga Palestina dari Gaza

Blokade akan terus dilakukan hingga Israel menghentikan genosida di Jalur Gaza. Blokade itu mengganggu lalu lintas barang dari dan menuju Israel. Aksi Houthi itu juga mengganggu rantai pasokan global.

Laut Merah adalah pintu masuk kapal-kapal yang menggunakan Terusan Suez, yang menangani sekitar 12% perdagangan global.

AS mengumumkan satuan tugas maritim awal bulan ini untuk berpatroli di Laut Merah, meskipun Washington kesulitan mendapatkan dukungan dari sekutunya.

Spanyol bersikeras mereka hanya akan mengambil bagian dalam misi yang dipimpin NATO dan Italia mengirimkan kapal perang hanya untuk membela pemilik kapal Italia.

Kapal kontainer berbendera Singapura Maersk Hangzhou, yang dioperasikan Denmark, dihantam rudal Houthi pada Sabtu, sebelum helikopter Angkatan Laut AS menenggelamkan tiga kapal Houthi yang mencoba menaiki kapal tersebut pada hari Minggu, menurut Komando Pusat AS.

Tenggelamnya kapal-kapal Houthi menandai keberhasilan serangan pertama Amerika terhadap kelompok pejuang tersebut sejak satuan tugas dikerahkan ke wilayah tersebut.

Maersk, salah satu perusahaan pelayaran terbesar di dunia, baru kembali menggunakan rute Laut Merah beberapa hari sebelumnya.

Akibat serangan Houthi, sebelumnya Maersk mengirim kapal-kapalnya melalui rute yang lebih panjang di sekitar Tanjung Harapan di Afrika Selatan.

Pemimpin Houthi mengatakan Maersk Hangzhou menjadi sasaran saat sedang dalam perjalanan menuju pelabuhan Israel.
(sya)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Fregat Rusia Tembaki...
Fregat Rusia Tembaki Kapal Pesiar Inggris, Starmer: Tindakan Sembrono
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
50 Tokoh Pasang Badan...
50 Tokoh Pasang Badan untuk Roy Suryo, Din Syamsuddin dan Oegroseno Ikut Jadi Penjamin
Seskab Teddy Bertemu...
Seskab Teddy Bertemu Kepala BNN Komjen Suyudi, Ada Apa?
Harga Minyak Dunia Sudah...
Harga Minyak Dunia Sudah Turun, PDIP Minta Pemerintah Evaluasi Harga Pertamax
Berita Terkini
Protes Serangan Mematikan...
Protes Serangan Mematikan Israel di Lebanon, Iran Tutup Selat Hormuz
Swiss: Perundingan AS...
Swiss: Perundingan AS dan Iran Berlanjut di Burgenstock
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Israel Terus Serang...
Israel Terus Serang Lebanon, Utusan AS Kirim Negosiator ke Jenewa
3 Penyebab Batalnya...
3 Penyebab Batalnya Penandatanganan Perjanjian Damai AS dan Iran
Wapres Vance Batalkan...
Wapres Vance Batalkan Kunjungan ke Jenewa, Swiss: Perundingan AS-Iran Ditunda
Infografis
10 Negara dengan Pria...
10 Negara dengan Pria Tertampan di Dunia, Siap Bikin Jatuh Hati!
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved