6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Minggu, 31 Desember 2023 - 23:23 WIB
loading...
A A A
“Jika Anda ingin mencari posisi musuh di masa lalu, Anda harus mengirimkan unit pasukan khusus… dan Anda mungkin kehilangan sejumlah pasukan,” katanya. “Sekarang, yang kamu pertaruhkan hanyalah drone," katanya dilansir BBC.

Masalah utama dalam penggunaan drone militer adalah ukurannya yang besar dan pergerakannya lambat, serta mudah ditembak jatuh.

Penggantiannya juga mahal - satu Bayraktar TB2 berharga sekitar USD2 juta.

6. Drone Non-Militer Juga Digunakan

6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

Kedua belah pihak yang bertikai – terutama Ukraina – semakin sering terlibat model drone komersial kecil dan murah seperti DJI Mavic 3, yang harganya sekitar 1.700 poundsterling.

Ini dapat dilengkapi dengan bom kecil, namun terutama digunakan untuk melihat pasukan musuh dan mengarahkan serangan.

Namun, drone komersial jauh lebih lemah dibandingkan drone militer.

Misalnya, total jarak terbang DJI Mavic hanya 30 km dan hanya mampu terbang maksimal 46 menit.

"Rusia menggunakan perangkat elektronik untuk melawannya," kata Miron.

“Pasukan Rusia memiliki senapan Stupor, yang menembakkan gelombang elektromagnetik,” katanya. Hal ini membuat drone komersial tidak dapat bernavigasi menggunakan GPS, jelasnya.

Pasukan Rusia juga menggunakan sistem online, seperti Aeroscope, untuk mendeteksi dan memutus komunikasi antara drone komersial dan operatornya.

Sistem ini dapat menyebabkan drone jatuh atau kembali ke pangkalan, dan dapat menghentikan pengiriman informasi kembali.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Menteri Israel Serukan...
Menteri Israel Serukan Penculikan dan Penyanderaan Wanita dan Pemuda Lebanon untuk Tekan Hizbullah
Presiden Pezeshkian...
Presiden Pezeshkian Sebut Ancaman Trump Tak Mempan untuk Iran
Rekomendasi
Cut Meyriska Syok Hanania...
Cut Meyriska Syok Hanania Travel Bermasalah, Padahal Sudah Kantongi Akreditasi dan Rekor MURI
Distributor di Kaltim...
Distributor di Kaltim Ikuti Factory Visit SIG untuk Perkuat Kemitraan
Kasus Erin Berbalik...
Kasus Erin Berbalik Arah? Bukti Psikologis Nur Disebut Untungkan Herawati
Berita Terkini
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Ayatollah Khamenei Sudah...
Ayatollah Khamenei Sudah Lebih dari 100 Hari Meninggal, Iran Tunda Lagi Penguburannya
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved