6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Minggu, 31 Desember 2023 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Angkatan bersenjata Ukraina telah menggunakan senjata ringan, senapan mesin berat, rudal anti-udara portabel, dan perangkat pengacau elektronik untuk mencoba menembak jatuh drone.

AS dan negara-negara Barat juga telah mengirimkan sistem pertahanan udara canggih seperti Patriot dan IRIS-T ke Ukraina.

Namun, menembak jatuh drone bisa jadi sulit jika dikirim dalam jumlah besar, atau “berkelompok”.

Namun, Ukraina mengatakan pertahanan udaranya telah berhasil menembak jatuh lebih dari 80% drone yang dikirim Rusia untuk melawannya.

3. Ukraina Mengandalkan Drone Kamikaze Bantuan AS

6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

AS telah memasok drone kamikaze Switchblade kepada Ukraina, namun tidak diketahui seberapa luas penggunaannya.

Para ahli mengatakan Ukraina menggunakan drone kamikaze pada musim gugur 2022 untuk menyerang pangkalan militer Rusia di Krimea barat, pangkalan udara dekat Sevastopol, dan kapal-kapal di pelabuhan Sevastopol.

Rusia mengatakan Ukraina juga menggunakan drone kamikaze pada Desember 2022 untuk tiga serangan terpisah terhadap pangkalan udara di Saratov dan Ryazan – keduanya ratusan mil di dalam wilayah Rusia.

4. Drone Turki Pernah Jadi Andalan

6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

Drone militer utama Ukraina adalah Bayraktar TB2 buatan Turki. Pesawat ini berukuran sebesar pesawat kecil, dilengkapi kamera, dan dapat dipersenjatai dengan bom berpemandu laser.

Drone Bayraktar digunakan dalam serangan yang menenggelamkan kapal perang Rusia Moskva di Laut Hitam pada April 2022.

Rusia juga menggunakan Orlan-10 yang lebih kecil dan lebih sederhana, yang memiliki kamera dan dapat membawa bom kecil.

5. Drone Paling Efektif dalam Perang

6 Fakta Menarik Perang Drone Kamikaze antara Rusia dan Ukraina

Foto/Reuters

Bagi kedua belah pihak – Rusia dan Ukraina – drone efektif dalam menemukan sasaran musuh dan mengarahkan tembakan artileri ke arah mereka.

"Di masa lalu, para pengamat mungkin harus menghabiskan waktu 20 atau 30 menit untuk menentukan target," kata Jack Watling, analis pertahanan di Royal United Services Institute, dilansir Reuters.

Namun kini, ia mengatakan: “Pasukan Rusia dapat mengarahkan senjata mereka untuk menyerang musuh hanya dalam waktu tiga hingga lima menit setelah drone Orlan-10 melihat sasarannya.”

Marina Miron, peneliti pertahanan di Kings College London, mengatakan drone telah memungkinkan Ukraina untuk mengerahkan pasukannya yang terbatas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ciptakan Krisis Energi...
Ciptakan Krisis Energi di Rusia, Drone Ukraina Serang Krimea dan Kilang Minyak Utama
Eropa Memanas! Jet tempur...
Eropa Memanas! Jet tempur Prancis Tembak Jatuh Drone Rusia di Latvia
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Rusia Intensifkan Serangan,...
Rusia Intensifkan Serangan, Sekjen NATO Justru Berkunjung ke Ukraina
Amankan Piala Dunia...
Amankan Piala Dunia 2026, AS Kerahkan Sistem Pertahanan Anti-drone
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat M 7,8 di Filipina Bertambah Jadi 53 Orang
SpaceX Pecahkan Rekor...
SpaceX Pecahkan Rekor IPO Terbesar Sepanjang Sejarah, Raup Dana Rp1.335 Triliun
Rekomendasi
PHEV Indonesia 2026:...
PHEV Indonesia 2026: Tahun Ketika BYD Memangkas Harga, Pasar Berlipat Ganda
Preview Piala Dunia...
Preview Piala Dunia 2026 Kanada vs Bosnia dan Herzegovina: Batu Sandungan Tuan Rumah
Kajian 13 Proyek Hilirisasi...
Kajian 13 Proyek Hilirisasi Rampung Juli, Nilainya Ditaksir Capai Rp239 Triliun
Berita Terkini
Trump Marah, Tuding...
Trump Marah, Tuding Iran Bocorkan Detail Kesepakatan Damai
Apa yang Ada dan Tidak...
Apa yang Ada dan Tidak Ada dalam Draf Kesepakatan Damai AS-Iran?
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Infografis
Pete Hegseth, Menteri...
Pete Hegseth, Menteri Perang AS yang Dikenal Rasis, Radikal, dan Pemabuk
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved