Israel Bom Seluruh Gaza, 210 Warga Palestina Tewas dalam 24 Jam
Jum'at, 29 Desember 2023 - 06:50 WIB
loading...
A
A
A
Baca juga: 'Hantu-hantu' Gaza Memburu Para Tentara Israel saat Tidur
Amir, 28 tahun, yang mengungsi ke Rafah di Gaza selatan, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa makanan dan air bersih menjadi sangat langka.
“Saya dan keluarga saya terpaksa meninggalkan rumah kami sebanyak tiga kali,” papar dia. “Saya yakin tidak ada wilayah yang aman atau cocok untuk kehidupan manusia di seluruh Jalur Gaza.”
Dia menjelaskan, “Saya tidak pernah membayangkan sedikit pun bahwa saya tidak dapat memperoleh sepotong roti atau saya harus berdiri dalam antrean tanpa akhir untuk mendapatkan air minum!”
Pasukan Israel kembali melakukan serangan terhadap kamp al-Maghazi di Gaza tengah, yang menampung lebih dari 30.000 pengungsi yang secara resmi terdaftar di PBB.
Hal ini terjadi ketika tentara Israel mengakui pada Kamis bahwa mereka membunuh puluhan warga Palestina dalam serangan udara di kamp tersebut pada Malam Natal.
Seorang juru bicara militer mengatakan kepada Kan News bahwa militer menyesalkan serangan yang menewaskan 70 orang itu telah melukai orang-orang yang berada di sekitar sasaran yang dituju.
Amir, 28 tahun, yang mengungsi ke Rafah di Gaza selatan, mengatakan kepada Middle East Eye bahwa makanan dan air bersih menjadi sangat langka.
“Saya dan keluarga saya terpaksa meninggalkan rumah kami sebanyak tiga kali,” papar dia. “Saya yakin tidak ada wilayah yang aman atau cocok untuk kehidupan manusia di seluruh Jalur Gaza.”
Dia menjelaskan, “Saya tidak pernah membayangkan sedikit pun bahwa saya tidak dapat memperoleh sepotong roti atau saya harus berdiri dalam antrean tanpa akhir untuk mendapatkan air minum!”
Pasukan Israel kembali melakukan serangan terhadap kamp al-Maghazi di Gaza tengah, yang menampung lebih dari 30.000 pengungsi yang secara resmi terdaftar di PBB.
Hal ini terjadi ketika tentara Israel mengakui pada Kamis bahwa mereka membunuh puluhan warga Palestina dalam serangan udara di kamp tersebut pada Malam Natal.
Seorang juru bicara militer mengatakan kepada Kan News bahwa militer menyesalkan serangan yang menewaskan 70 orang itu telah melukai orang-orang yang berada di sekitar sasaran yang dituju.
Lihat Juga :