5 Negara Arab yang Menjadi Musuh Houthi Yaman, Nomor 2 Gabung Koalisi AS

Rabu, 27 Desember 2023 - 15:20 WIB
loading...
A A A
Pada 2017, Houthi juga pernah menembakkan rudal balistik ke Bandara Internasional King Khalid di Riyadh. Untungnya, serangan tersebut berhasil dihalau sistem pertahanan udara Arab Saudi.

2. Bahrain

Bahrain menjadi negara Arab pertama yang bergabung dengan koalisi AS untuk melawan Houthi di Laut Merah. Melihat ke belakang, mereka juga pernah mengambil bagian dalam intervensi militer Yaman yang dipimpin Arab Saudi pada 2015 lalu.

Sebagaimana Arab Saudi, Bahrain mendukung pemerintahan Yaman yang anti Houthi. Tak hanya itu, Bahrain juga memiliki kepentingan lain di Laut Merah, sehingga memutuskan bergabung dengan koalisi AS melawan Houthi.

Baca Juga: 7 Kesalahan Fatal Tentara Israel dalam Menggunaan AI untuk Melawan Hamas

3. Uni Emirat Arab

Uni Emirat Arab adalah anggota koalisi negara Arab yang dipimpin Arab Saudi untuk menumpas Houthi. Pada intervensi militernya, koalisi ini berdalih ingin memulihkan pemerintahan Yaman yang secara sah diakui dunia internasional.

Mengutip Al Jazeera, Houthi juga sering bertempur dengan pasukan Uni Emirat Arab. Mereka tak segan untuk melancarkan serangan berupa drone hingga rudal ke tempat-tempat strategis di Uni Emirat Arab.

Tak hanya itu, beberapa kali Houthi juga membajak kapal berbendera UEA di Laut Merah. Mereka mengklaim bahwa kapal tersebut membawa pasokan persenjataan militer, sehingga dirasa membahayakan.

4. Yordania

Yordania juga pernah bergabung dalam operasi anti-Houthi di Yaman pada 2015. Menurut laporan Jordan Times, tindakan tersebut merupakan hal penting demi menjaga keamanan nasional.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Trump Segera Gunakan...
Trump Segera Gunakan Pesawat Air Force One Hadiah dari Qatar, Tiba di Lanud Andrews
Rekomendasi
Sambut 5 Abad Jakarta,...
Sambut 5 Abad Jakarta, Pramono Anung Siapkan 500 Ondel-ondel Karya Desainer Top
Perang Berdarah SUV...
Perang Berdarah SUV Listrik: Leapmotor B10 Masuk di Bawah Rp 500 Juta, Siapa Terjungkal?
Pulisic Absen, Amerika...
Pulisic Absen, Amerika Serikat Bungkam Australia 2-0 di Piala Dunia 2026
Berita Terkini
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
Trump Klaim Tidak Ada...
Trump Klaim Tidak Ada Batasan pada Kekuasaannya
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Infografis
Negara-Negara Arab Kompak...
Negara-Negara Arab Kompak Menolak Bantu AS Serang Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved