Presiden Joe Biden Perintahkan Serangan di Baghdad, Akankah AS dan Irak Kembali Berperang?
Selasa, 26 Desember 2023 - 17:17 WIB
loading...
A
A
A
Namun, masih belum jelas apakah pembalasan terbaru AS akan menghalangi tindakan di masa depan terhadap pasukan AS, yang dikerahkan di Irak dan Suriah untuk mencegah kebangkitan kembali militan ISIS.
Militer AS telah diserang setidaknya 100 kali di Irak dan Suriah sejak perang Israel-Hamas dimulai pada bulan Oktober, biasanya dengan kombinasi roket dan drone serang satu arah.
Kompleks kedutaan AS di Bagdad juga diserang mortir pada awal Desember, yang merupakan serangan pertama kalinya dalam lebih dari setahun, dalam peningkatan yang besar.
Kerusuhan terbaru ini terjadi kurang dari seminggu setelah Austin kembali dari perjalanan ke Timur Tengah yang fokus untuk membendung upaya kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran untuk memperluas perang Israel-Hamas.
Hal ini termasuk membentuk koalisi maritim yang dipimpin AS untuk melindungi perdagangan Laut Merah menyusul serangkaian serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap kapal-kapal komersial oleh militan Houthi di Yaman.
Pentagon mengatakan pada hari Kamis bahwa lebih dari 20 negara telah setuju untuk berpartisipasi dalam koalisi baru pimpinan AS, yang dikenal sebagai Operation Prosperity Guardian.
Militer AS telah diserang setidaknya 100 kali di Irak dan Suriah sejak perang Israel-Hamas dimulai pada bulan Oktober, biasanya dengan kombinasi roket dan drone serang satu arah.
Kompleks kedutaan AS di Bagdad juga diserang mortir pada awal Desember, yang merupakan serangan pertama kalinya dalam lebih dari setahun, dalam peningkatan yang besar.
Kerusuhan terbaru ini terjadi kurang dari seminggu setelah Austin kembali dari perjalanan ke Timur Tengah yang fokus untuk membendung upaya kelompok-kelompok yang bersekutu dengan Iran untuk memperluas perang Israel-Hamas.
Hal ini termasuk membentuk koalisi maritim yang dipimpin AS untuk melindungi perdagangan Laut Merah menyusul serangkaian serangan pesawat tak berawak dan rudal terhadap kapal-kapal komersial oleh militan Houthi di Yaman.
Pentagon mengatakan pada hari Kamis bahwa lebih dari 20 negara telah setuju untuk berpartisipasi dalam koalisi baru pimpinan AS, yang dikenal sebagai Operation Prosperity Guardian.
(ahm)
Lihat Juga :