Partai Komunis China Ingin Presiden Xi Berkuasa Seumur Hidup

Senin, 26 Februari 2018 - 08:29 WIB
Partai Komunis China...
Partai Komunis China Ingin Presiden Xi Berkuasa Seumur Hidup
A A A
BEIJING - Partai Komunis China akan mengubah konstitusi agar Presiden Xi Jinping tetap bertugas tanpa batas waktu atau seumur hidup. Partai yang berkuasa di China itu sudah membuat usulan untuk menghapus klausul konstitusi yang membatasi masa jabatan kepresidenan hanya dua periode.

Sejak menjabat lebih dari lima tahun yang lalu, Xi telah mengawasi sebuah guncangan radikal dari Partai Komunis China, termasuk menjatuhkan pemimpin puncak yang pernah dianggap tidak tersentuh sebagai bagian dari perang melawan korupsi. Perang melawan korupsi telah membuat Xi populer.

Pengumuman soal rencana partai itu dilaporkan kantor berita Xinhua, kemarin. Usulan atau proposal tersebut telah dibuat oleh Komite Sentral Partai Komunis China, sebuah badan elite yang paling berkuasa di partai tersebut. Usulan tersebut juga mencakup posisi wakil presiden.

Sesuai konstitusi China yang berlaku saat ini, Xi, 64, semestinya pensiun sebagai presiden setelah menjabat presiden selama dua periode. Menjelang akhir masa jabatan periode pertamanya, dia akan secara resmi dipilih untuk yang kedua dalam pertemuan tahunan pembukaan parlemen China pada 5 Maret 2018.

Zhang Lifan, seorang sejarawan dan komentator politik, mengatakan bahwa berita tersebut tidak disangka-sangka, dan sulit untuk memperkirakan berapa lama Xi bisa bertahan.

”Secara teori dia bisa melayani lebih lama dari Mugabe, namun kenyataannya tidak ada yang tahu pasti apa yang akan terjadi,” kata Zhang, merujuk pada mantan presiden Zimbabwe yang empat dasawarsa berkuasa dan dipaksa lengser bulan November tahun lalu.

Meskipun media-media pemerintah seperti People’s Daily menyambut positif usulan Partai Komunis China di halaman depan, namun publik China merespons sebaliknya di media sosial Weibo.

”Jika dua periode tidak cukup, maka mereka bisa menulis dalam periode ketiga, tapi perlu ada batasan. Singkirkan, itu tidak baik!,” tulis salah satu pengguna Weibo.

Reformasi konstitusional yang diusulkan Partai Komunis China itu perlu persetujuan parlemen. Namun, itu tidak ada artinya, karena para anggota parlemen juga terkenal loyalis partai tersebut.

Xi saat ini adalah Sekretaris Jenderal Partai Komunis China, tapi bukan ketua.

”Apakah Xi akhirnya menjadi Chairman Partai atau hanya tetap Sekretaris Partai tidak terlalu penting. Yang penting adalah apakah dia memegang kekuasaan,” kata Zhang Ming, seorang profesor ilmu politik di Universitas Renmin China di Beijing.

”Judul tidak terlalu penting di China seperti di Barat. Yang penting adalah apakah Anda adalah kaisar,” imbuh dia, seperti dikutip Reuters, Senin (26/2/2018). ”Di China, orang biasa sudah menganggap Xi Jinping sebagai kaisar.”
(mas)
Berita Terkait
Heboh! China Simulasikan...
Heboh! China Simulasikan Penyerangan ke Taiwan Lewat Medsos
Petugas Nakes di China...
Petugas Nakes di China Dilempari Warga
88 WNA China Sindikat...
88 WNA China Sindikat Server Judi dan Pemerasan Online Ditangkap di Batam
Panggung Spektakuler...
Panggung Spektakuler Perayaan 100 Tahun Partai Komunis China
Tsai Tsung-lin Keliling...
Tsai Tsung-lin Keliling Taiwan Serukan Pesan Siap Perang !
Ribuan Penumpang Padati...
Ribuan Penumpang Padati Stasiun Kereta Hongqiao China pada Perayaan Chunyun
Berita Terkini
Bagaimana Industri Farmasi...
Bagaimana Industri Farmasi Besar AS Raup Untung dari Pandemi dengan Perlakukan Warga Seperti Kelinci Percobaan?
37 menit yang lalu
Starmer Didesak Mundur...
Starmer Didesak Mundur dari Jabatan Perdana Menteri Inggris
1 jam yang lalu
PM Australia Ungkap...
PM Australia Ungkap Pengiriman BBM Baru, Ancaman di Selat Hormuz Masih Moderat
2 jam yang lalu
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Batalyon Israel Pembunuh...
Batalyon Israel Pembunuh Hind Rajab Dapat Pukulan Keras di Lebanon Selatan
4 jam yang lalu
Badan Intelijen AS Peringatkan...
Badan Intelijen AS Peringatkan Israel Bisa Sabotase Kesepakatan Perdamaian AS-Iran
5 jam yang lalu
Infografis
Perbandingan Gaji Tentara...
Perbandingan Gaji Tentara AS dengan Rusia, China, dan Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved