Wakil PM Hamili Ajudan, Para Menteri Australia Dilarang Selingkuh

Jum'at, 16 Februari 2018 - 11:54 WIB
Wakil PM Hamili Ajudan,...
Wakil PM Hamili Ajudan, Para Menteri Australia Dilarang Selingkuh
A A A
CANBERRA - Perdana Menteri (PM) Australia Malcolm Turnbul melarang para menterinya melakukan hubungan seksual dengan staf mereka. Larangan muncul setelah Wakil PM Barnaby Joyce menghamili penasihat atau ajaudannya; Vikki Campion, dalam skandal perselingkuhan.

PM Turnbull telah dipermalukan oleh skandal perselingkuhan wakilnya setelah Sydney Daily Telegraph menerbitkan sebuah foto di halaman depan yang mengekspos skandal seks Barnaby Joyce dengan Vikki Campion.

Barnaby Joyce yang telah menikah resmi selama 24 tahun itu selain menjabat sebagai Wakil PM Australia, dia juga menjabat sebagai pemimpin Partai Nasional. ”(Telah) membuat kesalahan yang mengejutkan, menciptakan dunia celaka bagi wanita-wanita dalam hidupnya dan mengejutkan kita semua,” kata Turnbull mengomentari skandal wakilnya.

Joyce sekarang mengambil cuti pribadi selama seminggu dari tugasnya untuk membuat rumah baru bagi pasangannya sekaligus calon bayinya. Menurut Turnbull, dia juga meminta maaf kepada istri dan empat anak perempuannya yang sekarang terasing.

Dalam sebuah pidato yang membahas skandal pemerintah pada hari Kamis, Turnbull memperingatkan dampak perselingkuhan pejabat. ”Menimbulkan beberapa masalah serius mengenai budaya di tempat ini, parlemen ini,” ujarnya.

Dalam pidato itu, dia mengumumkan niatnya untuk melakukan perubahan pada kode etik menteri yang mulai berlaku hari ini (16/2/2018). Perubahan kode etik itu mencakup larangan para menteri selingkuh atau berhubungan seks dengan para stafnya.

”Saat ini saya menambahkan kepada standar ketentuan yang sangat jelas dan tegas bahwa para menteri, terlepas dari apakah mereka sudah menikah atau belum menikah, tidak boleh melakukan hubungan seksual dengan anggota staf,” kata Turnbull dalam sebuah konferensi pers di Canberra.

”Hal itu merupakan pelanggaran standar,” katanya. Menurutnya, Joyce harus mempertimbangkan posisinya sendiri sebagai pemimpin Partai Nasional. Namun, Turnbull enggan meminta wakilnya itu untuk mengundurkan diri.
(mas)
Berita Terkait
Anthony Albanese, Tokoh...
Anthony Albanese, Tokoh Kelas Pekerja yang Jadi PM Australia Terpilih
Mertens dan Sabalenka...
Mertens dan Sabalenka Juarai Ganda Putri Australia Open 2021
Kunjungan Danielle Wood...
Kunjungan Danielle Wood Perkuat Kerja Sama Ekonomi Indonesia–Australia
Cendekiawan Muda RI...
Cendekiawan Muda RI di Australia Sumbang Ide Wujudkan Indonesia 4.0
Banjir Besar Landa Sydney,...
Banjir Besar Landa Sydney, Ribuan Orang Diminta Mengungsi
Kemampuan Rudal China...
Kemampuan Rudal China Melesat, Negara Tetangga Indonesia Ini Tingkatkan Pertahanan Misil
Berita Terkini
Revolusi Islam di Iran...
Revolusi Islam di Iran Akan Terus Berlanjut, Ini 3 Indikasi Utamanya
4 jam yang lalu
Kehancuran Israel Bukan...
Kehancuran Israel Bukan dari Musuh Asing! Mayoritas Warga Zionis Takut Terjadi Perang Saudara
6 jam yang lalu
5 Pemakaman Tokoh Dunia...
5 Pemakaman Tokoh Dunia dengan Biaya Fantastis, Ada yang Capai Rp14,4 Triliun
7 jam yang lalu
Setelah 2 Dekade, Hamas...
Setelah 2 Dekade, Hamas Bubarkan Badan Pemerintahan Gaza
11 jam yang lalu
Israel Ingin Bangun...
Israel Ingin Bangun Kekuatan Militer di Gaza, Hamas: Zionis Ingin Pecah Belah Rakyat Palestina
12 jam yang lalu
Turki Jadi Bagian Penting...
Turki Jadi Bagian Penting Arsitektur Keamanan NATO di Masa Depan
13 jam yang lalu
Infografis
Daftar Wakil Indonesia...
Daftar Wakil Indonesia di All England 2026, Putri KW Sendirian di Tunggal Putri
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved