Hamas Tolak Tawaran Gencatan Senjata Israel, Alasannya Tegas

Kamis, 21 Desember 2023 - 17:30 WIB
loading...
Hamas Tolak Tawaran...
Warga Palestina berlari saat Israel menyerang Rafah, Jalur Gaza selatan, 20 Desember 2023. Foto/AP
A A A
JALUR GAZA - Hamas menolak tawaran Israel untuk menghentikan pertempuran dengan imbalan pembebasan sekitar 40 tawanan. Wall Street Journal (WSJ) melaporkan hal itu pada Rabu (20/12/2023), mengutip sejumlah sumber.

Kelompok pejuang Palestina bersikeras perundingan pembebasan sandera hanya bisa dimulai jika Israel mengakhiri serangannya terhadap Gaza terlebih dahulu, menurut surat kabar itu.

Laporan tersebut muncul ketika Kepala Biro Politik Hamas Ismail Haniyeh tiba di Kairo untuk bertemu kepala intelijen Mesir dan pejabat lokal lainnya yang berusaha menengahi konflik tersebut.

Menurut pejabat Mesir yang tidak disebutkan namanya yang diwawancarai WSJ, Israel bersikeras agar Hamas melepaskan beberapa lusin sandera, termasuk semua perempuan dan anak-anak yang tersisa.

Sebagai imbalannya, Israel dilaporkan bersedia menghentikan serangannya di Gaza selama seminggu dan mengizinkan lebih banyak bantuan kemanusiaan masuk ke wilayah tersebut.

Untuk pertama kalinya, pembicaraan tersebut juga akan melibatkan perwakilan Jihad Islam Palestina (PIJ), organisasi pejuang Islam kuat lainnya yang berbasis di Gaza, menurut artikel tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Kucurkan Rp917...
Israel Kucurkan Rp917 Miliar untuk Bangun 69 Permukiman Ilegal di Tepi Barat
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
Presiden Jerman Akan...
Presiden Jerman Akan Kunjungi Jakarta 15 Juni, Boyong Delegasi Bisnis dan Peneliti
Pentagon Rilis Dokumen...
Pentagon Rilis Dokumen UFO, Ada Piring Terbang di Atas Bandara Zimbabwe
Rekomendasi
Pahlawan Cape Verde...
Pahlawan Cape Verde di Piala Dunia 2026 Menangis, Ibunya Ditolak Masuk Amerika Serikat
Ucapkan Selamat Tahun...
Ucapkan Selamat Tahun Baru 1448 Hijriah, Menag Ajak Umat Jaga Persatuan
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Berita Terkini
Ini Alasan Trump Puji...
Ini Alasan Trump Puji Putin dan Xi Jinping atas Kesepakatan Damai AS-Iran
AS dan Iran Sepakat...
AS dan Iran Sepakat Damai, Netanyahu Jadi Sasaran Kemarahan Warga Israel
Presiden Belarusia:...
Presiden Belarusia: Lobi Yahudi Menipu Putin
Pesawat Pengebom Nuklir...
Pesawat Pengebom Nuklir B-52 AS Jatuh di Pangkalan California, 8 Orang Tewas
4 Fakta Memalukan Keluarga...
4 Fakta Memalukan Keluarga Kerajaan Norwegia Divonis 4 Tahun Penjara karena Pemerkosaan
Pesawat Pengebom Strategis...
Pesawat Pengebom Strategis Tu-22M3 Rusia Jatuh saat Latihan Penerbangan, Apakah Ada Sabotase?
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved