3 Keunggulan Tentara Rusia saat Melawan Prajurit Ukraina

Senin, 18 Desember 2023 - 10:10 WIB
loading...
3 Keunggulan Tentara...
Tentara Rusia memiliki banyak keunggulan dibandingkan prajurit Ukraina. Foto/Reuters
A A A
MOSKOW - Tentara Rusia dikenal memiliki ketangguhan dan kecerdikan dalam memburu dan membantai prajurit Ukraina di medan perang. Para prajurit Rusia menjadi garda depan dalam kemenangan Moskow menundukkan Kiev yang diukung NATO.

3 Keunggulan Tentara Rusia saat Melawan Prajurit Ukraina

1. Mendapatkan Pelatihan Sebelum Dikirim ke Medan Perang

3 Keunggulan Tentara Rusia saat Melawan Prajurit Ukraina

Foto/Ist

Pasukan Rusia menerima pelatihan yang layak di pangkalan belakang mereka sebelum dikirim ke garis depan, dan militer negara tersebut secara bertahap memperluas kemampuannya. Itu diungkapkan pensiunan Jenderal Ukraina Sergey Krivonos. Selain itu, dia menambahkan para prajurit Rusia juga memiliki motivasi yang baik dan memiliki semangat yang tinggi.

Jenderal tersebut, yang sebelumnya menjabat wakil sekretaris Dewan Keamanan, menyampaikan pernyataan tersebut saat berbicara kepada Channel Five Ukraina. Sebelumnya dimiliki oleh mantan Presiden Ukraina Pyotr Poroshenko, acara ini tidak lagi mengudara pada bulan April 2022 dan sekarang hanya disiarkan secara online.

"Saat ini, kemampuan Moskow untuk melatih pasukannya dengan baik tampaknya melampaui kemampuan Kiev," kata Krivonos.

Baca Juga: Siap Hadapi Perang Dunia III, Rusia Siagakan Rudal Balistik Antarbenua Baru di Moskow

2. Membentuk Unit-unit Baru

3 Keunggulan Tentara Rusia saat Melawan Prajurit Ukraina

Foto/Ist

“Mereka [Rusia] yang berada di garis belakang, bahkan di wilayah Rusia, telah secara aktif mengorganisir pelatihan dan pembentukan unit-unit baru, yang menjalani pelatihan yang baik, pelatihan berkualitas tinggi, yang memberi mereka peluang,” kata pensiunan jenderal tersebut.

“Mereka memiliki sesuatu untuk dipelajari. Dengan pelatihan yang terorganisir dengan baik, penggunaan senjata yang mereka buat dengan tepat, mereka mencapai keberhasilan tertentu,” tambah Krivonos.

3. Memiliki Motivasi dan Produktivitas yang Tinggi

3 Keunggulan Tentara Rusia saat Melawan Prajurit Ukraina

Foto/Ist

Militer Rusia telah memperluas kemampuan pesawat tak berawaknya secara signifikan, dengan penggunaan drone FPV di garis depan meningkat dua kali lipat baru-baru ini, kata Krivonos. "Selain itu, pasukan Rusia juga menunjukkan motivasi yang tinggi, karena semangat kerja yang tinggi serta gaji yang layak," ujar Krivonos.

Krivonos adalah peserta aktif pada tahap awal konflik di Donbass Ukraina, yang meletus setelah kudeta Maidan tahun 2014 di Kiev. Pensiunan jenderal tersebut dikatakan secara pribadi memimpin pasukan di garis depan, termasuk di Bandara Donetsk, yang menyaksikan pertempuran sengit antara pasukan Ukraina dan milisi Donbass. Upaya Krivonos selama apa yang disebut sebagai 'operasi anti-teroris' di Donbass dipuji oleh Poroshenko, yang akhirnya mengangkat jenderal tersebut ke Dewan Keamanan.

Namun, jenderal tersebut dipecat dari Dewan Keamanan pada akhir tahun 2020 oleh Presiden Vladimir Zelensky karena diduga tidak menjadi pemain tim. Sang komandan akhirnya meninggalkan militer, dilaporkan berada di bawah tekanan, dan menjadi kritikus yang terang-terangan terhadap Zelensky dan pendekatannya dalam menangani konflik dengan Rusia.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
Zelensky Ancam Serang...
Zelensky Ancam Serang Belarusia, Perang Rusia-Ukraina Bisa Meluas
Menkeu AS Sebut Zelensky...
Menkeu AS Sebut Zelensky Bajingan Kecil Bertingkah seperti Mr Bean yang Sakau
Putin Terus Tebar Ancaman,...
Putin Terus Tebar Ancaman, 4 Negara ini Memiliki Bunker Nuklir Teraman di Eropa
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Warga Moskow Sudah Merasakan...
Warga Moskow Sudah Merasakan Perang Ukraina di Depan Halaman Rumah
Perang Rusia-Ukraina...
Perang Rusia-Ukraina Memicu Perlombaan Senjata AI
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Zelensky Ajak Putin...
Zelensky Ajak Putin Bertemu di AS: Kalau Diminta Trump Dia Sulit Menolak
Rekomendasi
Puji Kepemimpinan Wali...
Puji Kepemimpinan Wali Kota Agustina, Hendardji Soepandji: Budaya Semarang Kian Kuat dan Harmonis
Saleh Husin, Retno Marsudi,...
Saleh Husin, Retno Marsudi, Triawan Munaf, Tantowi Yahya, hingga Mari Pangestu Latihan Menuju UI Green Marathon
Refly Harun Ungkap Kondisi...
Refly Harun Ungkap Kondisi Terkini Roy Suryo dan Dokter Tifa
Berita Terkini
3 Alasan PM Inggris...
3 Alasan PM Inggris Starmer Akan Mundur, Popularitasnya Terus Menurun
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Negara-negara Arab Bisa Bernapas Lega
Gelar Serangan Balasan,...
Gelar Serangan Balasan, Rusia Hancurkan Fasilitas Energi di Seluruh Ukraina
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Infografis
AS Siapkan 100 Hari...
AS Siapkan 100 Hari Lagi untuk Damaikan Rusia dan Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved