Malu Kalah Perang dengan Hamas, PM Netanyahu Disarankan Ubah Nama Operasi Pedang Besi

Senin, 18 Desember 2023 - 09:56 WIB
loading...
Malu Kalah Perang dengan...
Tentara Israel mengalami banyak kekakalahan dalam perang melawan Hamas. Foto/Reuters
A A A
GAZA - Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu sedang mempertimbangkan untuk mengubah nama Operasi Pedang Besi menjadi nama lain. Itu dikarenakan tentara Israel terus mengalami kekalahan dalam perang Gaza.

Menurut sumber-sumber pemerintah, Netanyahu membahas masalah ini dalam rapat Kabinet, dengan alasan bahwa “‘Pedang Besi’ adalah nama sebuah operasi, bukan nama perang.”

Di antara opsi lainnya, menurut laporan Michael Shemesh di Kan 11, Netanyahu sedang mempertimbangkan nama-nama seperti Perang Gaza, Perang Simchat Torah, dan Perang Genesis.

Baca Juga: Israel Berencana Bangun Tembok Anti-terowongan di Perbatasan Mesir dan Gaza

Sumber yang dekat dengan Netanyahu menegaskan bahwa "dia tertarik pada nama yang akan dikenal publik dan internasional, dan bahwa perang tersebut akan dikenang sebagai perang yang signifikan, dan bukan hanya sebuah operasi."

Perlu dicatat bahwa mengubah nama dari operasi menjadi perang bukanlah suatu tindakan yang tidak biasa. Operasi Perdamaian Galilea pada tahun 1982 berubah menjadi Perang Lebanon dan dikenal dengan nama tersebut saat ini.

Demikian pula dengan Perang Lebanon Kedua pada tahun 2006 yang awalnya dimulai sebagai "Operasi Remisi Adil" dan kemudian berganti nama menjadi "Operasi Perubahan Arah" sebelum akhirnya secara resmi diberi nama Perang Lebanon Kedua pada akhirnya.

(ahm)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Presiden Mahmoud Abbas:...
Presiden Mahmoud Abbas: Pilpres Palestina Digelar Awal 2027
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Turki Ingin Rebut dan...
Turki Ingin Rebut dan Bebaskan Yerusalem, Israel Beri Respons Sinis
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
Pembom B-52 Stratofortress...
Pembom B-52 Stratofortress AS Jatuh di Pangkalan Gurun Mojave, Tewaskan 8 Orang
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Kabar Duka, Mantan KSAL...
Kabar Duka, Mantan KSAL Laksamana TNI Purn Achmad Sutjipto Meninggal Dunia
Sandy Tumiwa Unggah...
Sandy Tumiwa Unggah Foto Bareng Tessa Kaunang, Captionnya Bikin Hebol Lagi
Nonton Microdrama V+Short...
Nonton Microdrama V+Short Lebih Puas, Upgrade ke VIP Plan Sesuai Kebutuhan!
Berita Terkini
Finlandia Buka Pintu...
Finlandia Buka Pintu Jadi Markas Bom Nuklir NATO, Rusia Bisa Marah
Iran Nyatakan Menang...
Iran Nyatakan Menang Perang Melawan AS dan Israel
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Ada yang Hanya Rp427 Per Liter
Arab Saudi Kebut Pembangunan...
Arab Saudi Kebut Pembangunan Jeddah Tower 1.000 Meter, Gedung Tertinggi di Dunia Kalahkan Burj Khalifa
Trump: AS Harus Kembalikan...
Trump: AS Harus Kembalikan Uang Iran atau Kepercayaan Dunia pada Dolar Rusak
Analis Israel: Netanyahu...
Analis Israel: Netanyahu Pembohong yang Dipermalukan Trump dalam Kesepakatan AS-Iran
Infografis
Spesifikasi Fregat Merah...
Spesifikasi Fregat Merah Putih, Kapal Perang Tercanggih dengan Senjata Modern
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved