Otoritas Palestina Selidiki Serangan Buldoser Mematikan Israel di RS Gaza
Minggu, 17 Desember 2023 - 16:45 WIB
loading...
A
A
A
Hani dari Al Jazeera menunjukkan bagaimana penggerebekan yang dilakukan di Rumah Sakit Kamal Adwan serupa dengan rumah sakit lain pada awal serangan. Rumah Sakit Al-Shifa, fasilitas medis terbesar di wilayah kantong yang terletak di utara Gaza, masih lumpuh setelah sebelumnya menjadi sasaran pasukan Israel.
Badan kesehatan PBB pada hari Sabtu mengirimkan pasokan medis dan obat-obatan ke rumah sakit tersebut, yang “perlu segera melanjutkan setidaknya operasi dasar untuk terus melayani ribuan orang yang membutuhkan layanan kesehatan yang dapat menyelamatkan nyawa”.
“Hanya segelintir dokter dan beberapa perawat, bersama dengan 70 sukarelawan” yang masih bekerja dalam kondisi yang oleh staf WHO disebut sebagai “keadaan yang sangat menantang,” katanya.
Pasukan Israel juga menggerebek Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, sebuah daerah yang hancur akibat pemboman Israel yang tiada henti selama lebih dari dua bulan.
Organisasi Kesehatan Dunia hanya mengatakan 11 dari 36 rumah sakit di Gaza masih berfungsi sebagian dan meminta agar rumah sakit tersebut tetap utuh.
“Kami tidak bisa kehilangan fasilitas kesehatan atau rumah sakit apa pun,” ujar Rik Peeperkorn, perwakilan WHO untuk wilayah pendudukan Palestina. Dia mengatakan pada konferensi pers PBB awal pekan ini melalui tautan video dari Gaza.
“Kami berharap, kami mohon agar hal ini tidak terjadi.”
Badan kesehatan PBB pada hari Sabtu mengirimkan pasokan medis dan obat-obatan ke rumah sakit tersebut, yang “perlu segera melanjutkan setidaknya operasi dasar untuk terus melayani ribuan orang yang membutuhkan layanan kesehatan yang dapat menyelamatkan nyawa”.
“Hanya segelintir dokter dan beberapa perawat, bersama dengan 70 sukarelawan” yang masih bekerja dalam kondisi yang oleh staf WHO disebut sebagai “keadaan yang sangat menantang,” katanya.
Pasukan Israel juga menggerebek Rumah Sakit Indonesia di Gaza utara, sebuah daerah yang hancur akibat pemboman Israel yang tiada henti selama lebih dari dua bulan.
Organisasi Kesehatan Dunia hanya mengatakan 11 dari 36 rumah sakit di Gaza masih berfungsi sebagian dan meminta agar rumah sakit tersebut tetap utuh.
“Kami tidak bisa kehilangan fasilitas kesehatan atau rumah sakit apa pun,” ujar Rik Peeperkorn, perwakilan WHO untuk wilayah pendudukan Palestina. Dia mengatakan pada konferensi pers PBB awal pekan ini melalui tautan video dari Gaza.
“Kami berharap, kami mohon agar hal ini tidak terjadi.”
(ahm)
Lihat Juga :