Apa Konsekuensi Utama ketika Israel Membanjiri Terowongan Hamas?

Sabtu, 16 Desember 2023 - 23:23 WIB
loading...
A A A
Terowongan banjir di bawah kawasan berpenduduk berisiko merusak infrastruktur yang masih utuh di wilayah tersebut. Hal ini juga berisiko mencemari sumber air tawarnya.

“Saya melihat ada masalah dengan air laut (banjir), misalnya,” kata Danny Orbach, sejarawan militer di Universitas Ibrani Yerusalem, dilansir Al Jazeera. “Gaza adalah topografi yang sangat berpasir. Artinya, air laut bisa bocor dan merusak akuifer, yaitu air minum.”

Satu-satunya sumber air tawar di wilayah ini, Akuifer Pesisir, sudah semakin terkuras akibat ekstraksi berlebihan dan terkontaminasi oleh infiltrasi limbah dan air laut, menurut Amnesty International.

Perang telah secara signifikan membatasi akses terhadap air minum, dan lembaga-lembaga bantuan memperingatkan bahwa warga Palestina terpaksa minum air kotor atau asin untuk menghilangkan dahaga, sehingga meningkatkan risiko penyakit yang ditularkan melalui air.

Jika seluruh jaringan terowongan terendam banjir, bangunan di atasnya juga bisa runtuh, kata Orbach, seraya menambahkan bahwa kerusakannya bisa parah karena banyak di antaranya berada di bawah infrastruktur sipil.

Namun, tujuan dari banjir tersebut mungkin bukan untuk sepenuhnya menghancurkan terowongan saat ini, kata beberapa ahli.

“Karena terowongan-terowongan tersebut sangat luas dan banyak di antaranya digali untuk infrastruktur, gedung-gedung, sekolah-sekolah, dan lain-lain, ada keinginan untuk melumpuhkan mereka saat ini, bahkan jika terowongan tersebut tidak sepenuhnya hancur,” kata Matthew Levitt, direktur program Reinhard tentang kontraterorisme dan intelijen di The Washington Institute for Near East Policy.

Israel dapat bekerja sama dengan badan pemerintahan pascaperang di Gaza untuk membongkar sepenuhnya jaringan terowongan tersebut.

“Saya membayangkan ada pertimbangan tentang berapa banyak air laut yang diperlukan untuk membuat terowongan tidak dapat digunakan, dibandingkan membahayakan nyawa orang,” kata Levitt, mengacu pada para sandera yang diyakini masih berada di bawah tanah di Gaza.

“Saya pikir orang-orang mempunyai gambaran bahwa membanjiri terowongan adalah seperti memompa begitu banyak air ke dalam terowongan sehingga seluruh terowongan tidak memiliki oksigen dan hanya terisi air,” katanya, “dan saya rasa bukan itu masalahnya.”

3. Sandera Akan Tewas Terkubur di Terowongan

Apa Konsekuensi Utama ketika Israel Membanjiri Terowongan Hamas?

Foto/Reuters
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
Israel Tak Akan Mundur...
Israel Tak Akan Mundur dari Suriah, Gaza dan Lebanon
Serang Lebanon, Israel:...
Serang Lebanon, Israel: Kami Tak Terikat dalam Perjanjian Damai Iran dan AS
Hamas Peringatkan Israel...
Hamas Peringatkan Israel Perluas Garis Kuning Gaza untuk Gagalkan Perundingan Gencatan Senjata
Militer AS Bangun Pangkalan...
Militer AS Bangun Pangkalan Baru di Dekat Perbatasan Gaza untuk Dukung Rencana Pasca-Perang
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Kabar Baik! 2 Kapal...
Kabar Baik! 2 Kapal Pertamina Bersiap Melintas Selat Hormuz
Dampak Kunjungan Trump,...
Dampak Kunjungan Trump, China Perketat Pembatasan Aktivis dan Pengawasan Domestik
Ini Alasan Trump Ingin...
Ini Alasan Trump Ingin Buru-Buru Teken Perjanjian Damai dengan Iran
Rekomendasi
Dina Masyusin Salurkan...
Dina Masyusin Salurkan Bantuan Kursi Roda untuk Warga Rawa Buaya
Frans Antoni Pengendali...
Frans Antoni Pengendali Uang Fredy Pratama Digiring ke Bareskrim usai Ditangkap di Malaysia
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
Apa Itu Dilema Malaka?...
Apa Itu Dilema Malaka? Strategi AS Cekik Minyak China, Berpotensi Seret Indonesia dalam Konflik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved