AS Ikut Buru Pemimpin Hamas Yahya Sinwar

Sabtu, 16 Desember 2023 - 15:49 WIB
loading...
AS Ikut Buru Pemimpin...
Yahya Sinwar juga diburu AS. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Hari-hari pemimpin Hamas Yahya Sinwar “hanya tinggal menghitung hari.” Itu diungkapkan seorang pejabat senior pemerintahan Joe Biden. Dia berjanji untuk memastikan keadilan ditegakkan.

“Saya pikir aman untuk mengatakan bahwa hari-harinya tinggal menghitung hari… Dia memiliki darah Amerika di tangannya; 38 orang Amerika terbunuh pada tanggal 7 Oktober, dan dia masih menyandera sejumlah orang Amerika,” kata pejabat itu kepada wartawan saat melakukan panggilan telepon untuk membahas perjalanan Penasihat Keamanan Nasional Jake Sullivan ke Israel dan Palestina .

Untuk berita utama terkini, ikuti saluran Google Berita kami secara online atau melalui aplikasi.

“Jadi, tidak peduli berapa lama waktu yang dibutuhkan, tapi keadilan akan ditegakkan,” kata pejabat yang enggan disebutkan namanya itu, dilansir Al Arabiya.

Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu sebelumnya berkomitmen untuk membunuh Sinwar dan memusnahkan Hamas dan para pemimpin utamanya.

Sinwar dan segelintir pejabat Hamas lainnya merencanakan serangan 7 Oktober terhadap Israel, menewaskan lebih dari 1.000 orang dan menyandera ratusan lainnya. Ini adalah salah satu serangan paling mematikan yang pernah dihadapi Israel.

Meski demikian, kampanye militer Israel yang terjadi kemudian menuai kecaman luas dari komunitas internasional. AS telah menjadi pembela setia hak Israel untuk merespons dan melenyapkan Hamas dan kendalinya atas Gaza; Namun, jumlah korban warga sipil telah membuat Washington frustrasi dalam beberapa pekan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hacker Pro-Palestina...
Hacker Pro-Palestina Janji Lancarkan Serangan Siber Paling Dahsyat ke Israel
Rentetan Penembakan...
Rentetan Penembakan Guncang Israel, 1 Tewas, 5 Luka
Dunia Tahu Israel Memiliki...
Dunia Tahu Israel Memiliki Senjata Nuklir, tapi Kenapa Diam Saja?
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
Kecam Israel atas Penahanan...
Kecam Israel atas Penahanan 9 WNI Misi ke Gaza, Menlu Sugiono: Pelanggaran Hukum Internasional
Dilema Sistem Petisi...
Dilema Sistem Petisi China: Antara Stabilitas Nasional dan Suara Warga
Heli Militer Mi-17 Pakistan...
Heli Militer Mi-17 Pakistan Jatuh, 22 Tentara Tewas termasuk 3 Perwira
Rekomendasi
Anthropic AI Claude...
Anthropic AI Claude Hasilkan Lebih dari 80 Persen Kode Baru
Babak Baru Kasus Erin...
Babak Baru Kasus Erin Wartia, Pelapor Serahkan Dokumen LPSK ke Penyidik
Tak Hanya Ganggu Mental,...
Tak Hanya Ganggu Mental, Sering Marah-marah Bisa Melemahkan Daya Tahan Tubuh
Berita Terkini
Iran Tegaskan Pengelolaan...
Iran Tegaskan Pengelolaan Selat Hormuz akan Disepakati Melalui Dialog Regional
Netanyahu dan Trump...
Netanyahu dan Trump Bahas Nota Kesepahaman Mendatang dengan Iran
Iran Tegaskan Belum...
Iran Tegaskan Belum Ada Kesepakatan Akhir dengan AS
Terungkap, Pokemon Go...
Terungkap, Pokemon Go Bantu Militer AS Petakan Dunia
Inggris, Australia,...
Inggris, Australia, dan Kanada Luncurkan Dana untuk Dukung Upaya Solusi 2 Negara
Israel Jadi Negara yang...
Israel Jadi Negara yang Paling Banyak Diboikot di Dunia
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved