4 Fakta Jalur Pelayaran Bab al-Mandab Menjadi Sasaran saat Perang Israel dan Hamas
Jum'at, 15 Desember 2023 - 04:04 WIB
loading...
A
A
A
Sekitar 7,80 juta barel per hari pengiriman minyak mentah dan bahan bakar melewati selat tersebut dalam 11 bulan pertama tahun 2023, naik dari 6,60 juta barel per hari sepanjang tahun 2022, menurut perusahaan analisis minyak Vortexa. Rata-rata, Vortexa melacak 27 kapal tanker yang membawa minyak mentah atau bahan bakar setiap hari pada tahun 2023, naik dari 20 tahun lalu.
Menurut Administrasi Informasi Energi, 12% dari total perdagangan minyak melalui laut pada paruh pertama tahun 2023 serta 8% perdagangan LNG melewati Bab al-Mandab, pipa SUMED, dan Terusan Suez.
![4 Fakta Jalur Pelayaran Bab al-Mandab Menjadi Sasaran saat Perang Israel dan Hamas]()
Foto/Reuters
Melansir Reuters, Bab al-Mandab memiliki lebar 18 mil pada titik tersempitnya, membuat lalu lintas kapal tanker menjadi sulit dan terbatas pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar, yang dipisahkan oleh pulau Perim.
Menurut Administrasi Informasi Energi, 12% dari total perdagangan minyak melalui laut pada paruh pertama tahun 2023 serta 8% perdagangan LNG melewati Bab al-Mandab, pipa SUMED, dan Terusan Suez.
3. Pernah Jadi Blokade pada Perang Yom Kippur
Bab al-Mandab adalah lokasi blokade laut Israel oleh Mesir pada Perang Yom Kippur tahun 1973.4. Memiliki Lebar 18 Mil

Foto/Reuters
Melansir Reuters, Bab al-Mandab memiliki lebar 18 mil pada titik tersempitnya, membuat lalu lintas kapal tanker menjadi sulit dan terbatas pada dua jalur untuk pengiriman masuk dan keluar, yang dipisahkan oleh pulau Perim.
(ahm)
Lihat Juga :