Jangan Percaya Israel, Hamas Jauh dari Runtuh dan Personel Tewas Sangat Kecil

Rabu, 13 Desember 2023 - 09:57 WIB
loading...
A A A
“Apa yang terjadi sekarang di Gaza adalah semacam perang gerilya,” kata sumber tersebut.

"Tidak perlu dan berisiko untuk memobilisasi ribuan kekuatan untuk perang ini. Untuk operasi tabrak lari, tim yang cepat dan beranggotakan sedikit orang sudah cukup. Tim-tim ini juga sangat kecil dalam hal target dan meminimalkan korban," imbuh sumber tersebut.

Menurut para analis, Hamas telah tumbuh lebih kuat sejak tahun 2008, ketika mereka pertama kali menghadapi serangan darat Israel.

Saat itu, Brigade al-Qassam menerjunkan 16.000 pejuang bersama 2.000 pasukan tempur khusus. Sekarang, menurut militer Israel, mereka telah mengumpulkan sebanyak 30.000 pejuang dan memiliki persenjataan drone dan roket.

Hamas telah menyelundupkan komponen untuk mengubah "roket bodoh" menjadi senjata presisi berpemandu, dan bahkan membuat drone bawah air.

Kelompok ini juga membuat rudal anti-pesawat yang ditembakkan dari bahu, yang dilaporkan dapat menghancurkan helikopter Israel, dan roket anti-tank.

Rich Outzen, pensiunan kolonel AS dan rekan senior non-residen di Atlantic Council, mengatakan kepada MEE bahwa menargetkan labirin terowongan bawah tanah Hamas bisa menjadi bagian dari fase tindakan Israel berikutnya.

Sejak awal tahun 2000-an, Hamas telah menggunakan jaringan terowongan yang luas untuk membantu para pejuang melarikan diri setelah melakukan parade militer atau serangan terhadap Israel.

“Israel dapat mempersulit penggunaan terowongan dengan melakukan penggerebekan, meledakkan pintu masuk dan keluar, mungkin membanjiri sebagian terowongan—namun Israel mungkin tidak memiliki keinginan untuk membersihkan setiap terowongan,” katanya.

“Tetapi dengan menghancurkan sebagian terowongan, mereka dapat membuat terowongan menjadi sangat sulit digunakan dan dengan demikian mengurangi efektivitas jaringan terowongan secara keseluruhan.”
(mas)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Kecaman Wapres AS ke...
Kecaman Wapres AS ke Israel Makin Pedas: Senjatamu Dibayar dengan Uang Pajak Amerika!
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Jujur Saja, Kita Menyerah'
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, Wapres Amerika Berbalik Kecam Israel
Israel Temukan Batu...
Israel Temukan Batu Suci Berusia 2.700 Tahun yang Tertulis dalam Alkitab
Suami Divonis 4 Tahun...
Suami Divonis 4 Tahun Penjara karena Paksa Istri Berhubungan Seks dengan 120 Pria
Trump Teken MoU Perjanjian...
Trump Teken MoU Perjanjian Damai, Iran Tegaskan Tak Akan Serahkan Bahan Nuklir
Rekomendasi
Saudari Cristiano Ronaldo...
Saudari Cristiano Ronaldo Ngamuk usai Portugal Ditahan Kongo, Bruno Fernandes Ikut Disindir
Di Hadapan Pimpinan...
Di Hadapan Pimpinan DPR, Mahasiswa Minta Pemerintah Tak Mainkan Isu Perut Rakyat
Roy Suryo dan Dokter...
Roy Suryo dan Dokter Tifa Dirawat Inap Atas Rekomendasi Dokter
Berita Terkini
Hizbullah Tegaskan Terapkan...
Hizbullah Tegaskan Terapkan Gencatan Senjata dengan Israel Segera
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Infografis
Lebih dari 1 Juta Tentara...
Lebih dari 1 Juta Tentara Ukraina Tewas dan Terluka
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved