Israel Tutupi Jumlah Tentara Luka dalam Perang Lawan Hamas, Ini Faktanya yang Mengejutkan
Selasa, 12 Desember 2023 - 05:05 WIB
loading...
Israel tutupi jumlah tentara luka dalam perang melawan Hamas. Foto/REUTERS
A
A
A
TEL AVIV - Militer Israel telah menutupi data jumlah tentaranya yang terluka dalam perang melawan Hamas dan kelompok perlawanan Palestina lainnya di Gaza.
Surat kabar Haaretz mengungkap temuan mengejutkan, di mana jumlah tentara Zionis yang terluka mencapai ribuan, jauh lebih tinggi dari yang diumumkan militer secara resmi. Temuan surat kabar itu merujuk pada catatan rumah sakit.
“Menurut data Kementerian Kesehatan, 10.548 tentara dan warga sipil yang terluka dalam perang telah dirawat antara tanggal 7 Oktober dan 10 Desember. Dari jumlah tersebut, 131 di rumah sakit, 471 dirawat dalam kondisi parah atau kritis, sementara 868 orang dirawat di rumah sakit terdaftar dalam kondisi sedang,” tulis surat kabar Israel itu dalam laporannya, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Putus Asa Gagal Lenyapkan Hamas, Israel Coba Adu Domba dengan Sudutkan Yahya Sinwar
Surat kabar tersebut mencatat bahwa militer Israel menerbitkan jumlah tentaranya yang terluka kemarin, untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang, menyatakan bahwa 1.593 tentara telah terluka selama periode ini.
“Militer mencatat 255 tentara mengalami luka berat, 446 luka sedang, dan 892 luka ringan. Tentara mengeluarkan informasi mengenai jumlah tentara yang terluka dan kondisi mereka setelah Haaretz melaporkan dua minggu lalu bahwa mereka menolak untuk melakukannya,” lanjut laporan Haaretz.
Namun, setelah surat kabar tersebut melakukan pemeriksaan terhadap rumah sakit tempat tentara yang terluka dirawat dan dirawat, “kesenjangan yang cukup besar dan tidak dapat dijelaskan antara data yang dilaporkan oleh militer dan data dari rumah sakit” terungkap.
Surat kabar Haaretz mengungkap temuan mengejutkan, di mana jumlah tentara Zionis yang terluka mencapai ribuan, jauh lebih tinggi dari yang diumumkan militer secara resmi. Temuan surat kabar itu merujuk pada catatan rumah sakit.
“Menurut data Kementerian Kesehatan, 10.548 tentara dan warga sipil yang terluka dalam perang telah dirawat antara tanggal 7 Oktober dan 10 Desember. Dari jumlah tersebut, 131 di rumah sakit, 471 dirawat dalam kondisi parah atau kritis, sementara 868 orang dirawat di rumah sakit terdaftar dalam kondisi sedang,” tulis surat kabar Israel itu dalam laporannya, Senin (11/12/2023).
Baca Juga: Putus Asa Gagal Lenyapkan Hamas, Israel Coba Adu Domba dengan Sudutkan Yahya Sinwar
Surat kabar tersebut mencatat bahwa militer Israel menerbitkan jumlah tentaranya yang terluka kemarin, untuk pertama kalinya sejak pecahnya perang, menyatakan bahwa 1.593 tentara telah terluka selama periode ini.
“Militer mencatat 255 tentara mengalami luka berat, 446 luka sedang, dan 892 luka ringan. Tentara mengeluarkan informasi mengenai jumlah tentara yang terluka dan kondisi mereka setelah Haaretz melaporkan dua minggu lalu bahwa mereka menolak untuk melakukannya,” lanjut laporan Haaretz.
Namun, setelah surat kabar tersebut melakukan pemeriksaan terhadap rumah sakit tempat tentara yang terluka dirawat dan dirawat, “kesenjangan yang cukup besar dan tidak dapat dijelaskan antara data yang dilaporkan oleh militer dan data dari rumah sakit” terungkap.
Lihat Juga :