Yaman Siagakan Militer setelah Ancaman Perang dari Israel
Minggu, 10 Desember 2023 - 14:36 WIB
loading...
A
A
A
Mohammed al-Bukhaiti, anggota biro politik Ansarullah, juga mengatakan tidak akan ada penghentian serangan di Yaman sampai agresi Israel terhadap Gaza berhenti.
Bukhaiti menyatakan bahwa keputusan untuk memblokir lalu lintas kapal-kapal tujuan Israel terjadi setelah rezim Tel Aviv memilih untuk menggunakan kapal berbendera asing daripada kapal miliknya sendiri.
“Kami akan membatalkan keputusan kami untuk mencegah lewatnya kapal-kapal yang berurusan dengan Israel begitu makanan dan obat-obatan memasuki Gaza. Operasi militer kami akan meningkat hingga agresi rezim Zionis terhadap Jalur Gaza berhenti,” ujarnya.
Bukhaiti kemudian mengkritik negara-negara Arab dan Muslim karena menolak menjatuhkan sanksi terhadap Israel dan memaksa rezim tersebut menghentikan serangan darat dan udara yang tak henti-hentinya terhadap warga Palestina di Gaza.
Anggota biro politik gerakan Ansarullah ini juga mengatakan, perkembangan militer di Yaman mau tidak mau akan memaksa Washington dan rezim Tel Aviv untuk mengatur kebijakan mereka di kawasan Asia Barat.
“AS telah mengirimi kami pesan-pesan ancaman, dan memperingatkan kami agar tidak melakukan intervensi dalam perang Gaza. Namun tanggapan kami hanyalah serangan terhadap sasaran Israel untuk mendukung Gaza,” kata Bukhaiti.
Bukhaiti menyatakan bahwa keputusan untuk memblokir lalu lintas kapal-kapal tujuan Israel terjadi setelah rezim Tel Aviv memilih untuk menggunakan kapal berbendera asing daripada kapal miliknya sendiri.
“Kami akan membatalkan keputusan kami untuk mencegah lewatnya kapal-kapal yang berurusan dengan Israel begitu makanan dan obat-obatan memasuki Gaza. Operasi militer kami akan meningkat hingga agresi rezim Zionis terhadap Jalur Gaza berhenti,” ujarnya.
Bukhaiti kemudian mengkritik negara-negara Arab dan Muslim karena menolak menjatuhkan sanksi terhadap Israel dan memaksa rezim tersebut menghentikan serangan darat dan udara yang tak henti-hentinya terhadap warga Palestina di Gaza.
Anggota biro politik gerakan Ansarullah ini juga mengatakan, perkembangan militer di Yaman mau tidak mau akan memaksa Washington dan rezim Tel Aviv untuk mengatur kebijakan mereka di kawasan Asia Barat.
“AS telah mengirimi kami pesan-pesan ancaman, dan memperingatkan kami agar tidak melakukan intervensi dalam perang Gaza. Namun tanggapan kami hanyalah serangan terhadap sasaran Israel untuk mendukung Gaza,” kata Bukhaiti.
(ahm)
Lihat Juga :