Abaikan Krisis Kemanusiaan, AS Tidak Beri Israel Tenggat Waktu Akhiri Operasi di Jalur Gaza
Jum'at, 08 Desember 2023 - 16:56 WIB
loading...
A
A
A
Finer mengakui ada beberapa aspek dalam cara operasi militer Israel di Gaza utara yang dilakukan yang tidak menunjukkan “perhatian yang memadai” terhadap kehidupan warga sipil. Ia pun mengulangi seruan AS untuk memperbaiki aspek-aspek tersebut.
“Kami bekerja hari demi hari dan terlibat secara langsung setiap hari, termasuk hari ini, sejujurnya, antara Presiden (AS) dan Perdana Menteri (Israel) mengenai bagaimana konflik terjadi di seluruh wilayah Gaza, namun dengan fokus khusus di wilayah selatan,” ungkap Finer.
Finer merujuk pada percakapan telepon yang terjadi pada Kamis pagi waktu setempat antara Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Belum ada rincian mengenai pembicaraan tersebut, namun pernyataan akan dikeluarkan kemudian.
Israel telah melancarkan perang yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza, tanpa pandang bulu menewaskan lebih dari 17.000 orang sejak 7 Oktober, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Baca Juga: Jenderal Iran Ledek Zionis: Israel Tak Mampu Perang Jangka Panjang Melawan Hamas
Mereka juga telah melakukan pengepungan terhadap daerah kantong tersebut, membombardirnya dari udara dan melancarkan serangan darat.
Sekitar 80 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi.
“Kami bekerja hari demi hari dan terlibat secara langsung setiap hari, termasuk hari ini, sejujurnya, antara Presiden (AS) dan Perdana Menteri (Israel) mengenai bagaimana konflik terjadi di seluruh wilayah Gaza, namun dengan fokus khusus di wilayah selatan,” ungkap Finer.
Finer merujuk pada percakapan telepon yang terjadi pada Kamis pagi waktu setempat antara Presiden AS Joe Biden dan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu. Belum ada rincian mengenai pembicaraan tersebut, namun pernyataan akan dikeluarkan kemudian.
Israel telah melancarkan perang yang belum pernah terjadi sebelumnya di Jalur Gaza, tanpa pandang bulu menewaskan lebih dari 17.000 orang sejak 7 Oktober, sebagian besar dari mereka adalah warga sipil.
Baca Juga: Jenderal Iran Ledek Zionis: Israel Tak Mampu Perang Jangka Panjang Melawan Hamas
Mereka juga telah melakukan pengepungan terhadap daerah kantong tersebut, membombardirnya dari udara dan melancarkan serangan darat.
Sekitar 80 persen dari 2,3 juta penduduk Gaza telah mengungsi.
Lihat Juga :