Israel Sudah Dipasok 10.000 Ton Peralatan Militer AS sejak Perang Gaza Pecah
Kamis, 07 Desember 2023 - 04:14 WIB
loading...
Israel sudah dipasok dengan lebih dari 10.000 ton peralatan militer Amerika Serikat sejak perang melawan Hamas di Gaza, Palestina, dimulainya 7 Oktober. Foto/Mostafa Alkharouf/Anadolu Agency
A
A
A
TEL AVIV - Israel sudah dipasok dengan lebih dari 10.000 ton peralatan militer Amerika Serikat (AS) sejak perang melawan Hamas di Gaza, Palestina, dimulainya 7 Oktober.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan bahwa pesawat kargo ke-200 yang membawa peralatan militer untuk tentara telah tiba di Israel.
Peralatan tersebut mencakup kendaraan lapis baja, persenjataan, alat pelindung diri, pasokan medis, amunisi dan banyak lagi.
Pesawat kargo AS pertama tiba di Israel pada 11 Oktober.
“Sejak itu, lebih dari 10.000 ton peralatan militer telah dikirim ke Israel sejak awal perang,” kata Kementerian Pertahanan Israel seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: Keterlaluan! Israel Jatuhkan Selebaran Mengutip Al-Qur’an, Anggap Warga Gaza Zalim
Perang pecah di Gaza setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan serangan spektakuler ke Israel selatan pada 7 Oktober. Menurut pemerintah Israel, serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan 240 lainnya disandera.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Rabu, Kementerian Pertahanan Israel, mengatakan bahwa pesawat kargo ke-200 yang membawa peralatan militer untuk tentara telah tiba di Israel.
Peralatan tersebut mencakup kendaraan lapis baja, persenjataan, alat pelindung diri, pasokan medis, amunisi dan banyak lagi.
Pesawat kargo AS pertama tiba di Israel pada 11 Oktober.
“Sejak itu, lebih dari 10.000 ton peralatan militer telah dikirim ke Israel sejak awal perang,” kata Kementerian Pertahanan Israel seperti dikutip dari Anadolu, Kamis (7/12/2023).
Baca Juga: Keterlaluan! Israel Jatuhkan Selebaran Mengutip Al-Qur’an, Anggap Warga Gaza Zalim
Perang pecah di Gaza setelah kelompok perlawanan Palestina, Hamas, meluncurkan serangan spektakuler ke Israel selatan pada 7 Oktober. Menurut pemerintah Israel, serangan itu menewaskan sekitar 1.200 orang dan 240 lainnya disandera.
Lihat Juga :