Apa Pemimpin Hamas Menjalankan Operasi Tempurnya di Khan Younis?
Rabu, 06 Desember 2023 - 03:03 WIB
loading...
Israel fokus menyerang Khan Younis karena dianggap sebagai basis pertahanan pemimpin Hamas. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Militer Israel terus melancarkan serangannya di Khan Younis, Gaza selatan, dengan mengatakan bahwa mereka sekarang berada "di jantung kota". Hal itu setelah melakukan pemboman intensif selama berhari-hari dan memerintahkan evakuasi di beberapa daerah.
Israel berkeyakinan bahwa para pemimpinan Hamas menjalankan operasi tempurnya di Khan Younis. Namun, Hamas menyatakan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Israel.
Khan Younis, tempat puluhan ribu warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran di utara, adalah fokus utama kampanye Israel di selatan, karena di sanalah pihak berwenang Israel yakin para pemimpin Hamas bersembunyi. Akibatnya, rumah sakit kewalahan dan banyak anak-anak menjadi korban.
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan warganya terpaksa mengungsi ke wilayah yang luasnya kurang dari sepertiga Jalur Gaza, dan mereka “membutuhkan segalanya: makanan, air, tempat tinggal, dan sebagian besar keselamatan”. Badan tersebut, sekali lagi, mengatakan tidak ada tempat yang aman di Gaza.
Baca Juga: Otoritas Palestina: Rencana Israel Membanjiri Terowongan Hamas Akan Jadi Bencana
Pemerintah Israel, di bawah tekanan internasional untuk berbuat lebih banyak guna melindungi warga sipil di Gaza, menolak hal tersebut.
Dikatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengingatkan masyarakat, termasuk dengan menerbitkan peringatan online mengenai daerah-daerah yang harus dievakuasi dan menetapkan tempat perlindungan. Badan-badan bantuan mengatakan terbatasnya internet dan listrik menyebabkan banyak orang tidak dapat mengakses informasi.
Israel berkeyakinan bahwa para pemimpinan Hamas menjalankan operasi tempurnya di Khan Younis. Namun, Hamas menyatakan bahwa mereka siap untuk berperang melawan Israel.
Khan Younis, tempat puluhan ribu warga sipil yang melarikan diri dari pertempuran di utara, adalah fokus utama kampanye Israel di selatan, karena di sanalah pihak berwenang Israel yakin para pemimpin Hamas bersembunyi. Akibatnya, rumah sakit kewalahan dan banyak anak-anak menjadi korban.
Badan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA) mengatakan warganya terpaksa mengungsi ke wilayah yang luasnya kurang dari sepertiga Jalur Gaza, dan mereka “membutuhkan segalanya: makanan, air, tempat tinggal, dan sebagian besar keselamatan”. Badan tersebut, sekali lagi, mengatakan tidak ada tempat yang aman di Gaza.
Baca Juga: Otoritas Palestina: Rencana Israel Membanjiri Terowongan Hamas Akan Jadi Bencana
Pemerintah Israel, di bawah tekanan internasional untuk berbuat lebih banyak guna melindungi warga sipil di Gaza, menolak hal tersebut.
Dikatakan bahwa pihaknya telah mengambil langkah-langkah untuk mengingatkan masyarakat, termasuk dengan menerbitkan peringatan online mengenai daerah-daerah yang harus dievakuasi dan menetapkan tempat perlindungan. Badan-badan bantuan mengatakan terbatasnya internet dan listrik menyebabkan banyak orang tidak dapat mengakses informasi.
Lihat Juga :