Juanita, Adik Fidel Castro yang Direkrut CIA, Meninggal di AS
Selasa, 05 Desember 2023 - 21:13 WIB
loading...
A
A
A
“Kami mohon doanya untuk ketenangan abadi jiwanya,” tulis postingan tersebut.
Penyebab kematiannya belum dipublikasikan.
Juanita Castro adalah anak keempat dari tujuh bersaudara. Ia meninggalkan Kuba untuk menyeberang ke Florida pada tahun 1964 setelah menuduh saudara laki-lakinya mengubah pulau itu menjadi "penjara besar yang dikelilingi air". Dia kemudian bekerja dengan CIA, menggunakan nama sandi "Donna," untuk mencoba menjatuhkannya.
Fidel Castro, yang juga berusia 90 tahun ketika meninggal dunia pada bulan November 2016, adalah tokoh terkemuka abad ke-20 yang membantu membentuk politik Amerika setelah revolusioner Kuba membangun negara komunis di depan AS.
Aliansinya dengan Moskow memicu Krisis Rudal Kuba pada tahun 1962, pertarungan 13 hari dengan AS yang menjadikan dunia semakin dekat dengan perang nuklir. Ia kemudian memerintah negara tersebut selama beberapa dekade, namun menyerahkan kekuasaan kepada saudaranya Raul Castro pada tahun 2006 karena kesehatannya yang buruk. Raul Castro kemudian digantikan oleh Miguel Diaz-Canel pada tahun 2018.
Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Rusia dengan Gaji Rp32 Juta, Remaja Kuba Dikirim ke Garda Depan Perang Ukraina
Penyebab kematiannya belum dipublikasikan.
Juanita Castro adalah anak keempat dari tujuh bersaudara. Ia meninggalkan Kuba untuk menyeberang ke Florida pada tahun 1964 setelah menuduh saudara laki-lakinya mengubah pulau itu menjadi "penjara besar yang dikelilingi air". Dia kemudian bekerja dengan CIA, menggunakan nama sandi "Donna," untuk mencoba menjatuhkannya.
Fidel Castro, yang juga berusia 90 tahun ketika meninggal dunia pada bulan November 2016, adalah tokoh terkemuka abad ke-20 yang membantu membentuk politik Amerika setelah revolusioner Kuba membangun negara komunis di depan AS.
Aliansinya dengan Moskow memicu Krisis Rudal Kuba pada tahun 1962, pertarungan 13 hari dengan AS yang menjadikan dunia semakin dekat dengan perang nuklir. Ia kemudian memerintah negara tersebut selama beberapa dekade, namun menyerahkan kekuasaan kepada saudaranya Raul Castro pada tahun 2006 karena kesehatannya yang buruk. Raul Castro kemudian digantikan oleh Miguel Diaz-Canel pada tahun 2018.
Baca Juga: Dijanjikan Kerja di Rusia dengan Gaji Rp32 Juta, Remaja Kuba Dikirim ke Garda Depan Perang Ukraina
Lihat Juga :