Netanyahu: Tidak Akan Ada Pemerintahan Otoritas Palestina di Jalur Gaza

Selasa, 05 Desember 2023 - 20:10 WIB
loading...
Netanyahu: Tidak Akan...
PM Israel Benjamin Netanyahu mengesampingkan kemungkinan adanya otoritas Palestina untuk memerintah Jalur Gaza setelah perang. Foto/Ilustrasi
A A A
TEL AVIV - Perdana Menteri (PM) Israel , Benjamin Netanyahu , telah mengesampingkan kemungkinan adanya otoritas Palestina untuk memerintah Jalur Gaza setelah perang.

“Tidak hanya tidak akan ada lagi Otoritas Palestina (mengacu pada pemerintahan Presiden Mahmoud Abbas di Ramalla) di Gaza setelah perang; tidak akan ada otoritas Palestina di Gaza sama sekali,” kata Benjamin Netanyahu kepada anggota Knesset, menurut media Israel Kan 11, seperti dikutip dari The New Arab, Selasa (5/12/2023).

Kan 11 melaporkan pernyataannya itu telah disampaikan kepada pejabat senior Amerika Serikat (AS).

Baca Juga: Hamas Sangkal Memerkosa saat Serangan 7 Oktober: Itu Kampanye Israel Jelek-jelekkan Perlawanan Palestina

Komentarnya tampaknya merupakan tanggapan terhadap pernyataan Presiden AS Joe Biden bulan lalu, yang mengatakan bahwa Gaza dan Tepi Barat yang diduduki pada akhirnya harus “disatukan kembali” di bawah Otoritas Palestina (PA) yang baru.

Netanyahu telah menentang rencana Biden, dengan mengatakan bahwa Otoritas Palestina dalam bentuknya saat ini tidak mampu menerima tanggung jawab atas Gaza.

Perdana Menteri Israel – yang memimpin pemerintahan paling sayap kanan Israel – sebelumnya mengatakan militer Israel harus memiliki “kendali keamanan tanpa batas” di Gaza, namun kemudian dilaporkan setuju untuk mengizinkan pasukan internasional dikerahkan di wilayah tersebut, menyusul tekanan AS.

Hamas telah menguasai Jalur Gaza sejak 2007, menyusul konflik sengit dengan Fatah, yang mendominasi Otoritas Palestina. Kontrol Otoritas Palestina sekarang terbatas pada sebagian wilayah Tepi Barat.

Baca Juga: Investigasi Media Israel: Pejuang Hamas Tidak Memenggal Bayi-bayi Zionis

Terdapat kekhawatiran regional dan internasional mengenai bagaimana kondisi Jalur Gaza setelah perang tanpa pandang bulu yang dilakukan Israel di wilayah tersebut, yang telah menewaskan hampir 15.600 orang, sebagian besar dari mereka adalah perempuan dan anak-anak.

Negara-negara Arab telah menyuarakan kekhawatiran atas bocornya rencana Israel untuk mengusir warga Palestina dari Jalur Gaza dan Tepi Barat ke Mesir dan Yordania, sementara beberapa pejabat Israel secara terbuka menyerukan deportasi keluarga Palestina.

Sekitar 80% penduduk Jalur Gaza telah menjadi pengungsi internal, dan sebagian besar wilayah pesisir bagian utara telah berubah menjadi gurun akibat serangan ganas Israel.

Baca Juga: Roket Hamas Hantam Pangkalan Senjata Nuklir Israel, Ini Rudal yang Ditampung

(ian)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Kandidat Kuat PM Inggris...
Kandidat Kuat PM Inggris Andy Burnham Dinilai Tidak Berpihak ke Palestina
Siapa Ahmed Wishah?...
Siapa Ahmed Wishah? Jurnalis Al Jazeera yang Dibunuh Israel
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
6 WNI Relawan Global...
6 WNI Relawan Global Sumud Land Convoy yang Terhenti di Libya Dipulangkan Kemlu
PM Inggris Keir Starmer...
PM Inggris Keir Starmer Dilaporkan Akan Mengundurkan Diri pada Senin
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
UKM Malaysia Tembus...
UKM Malaysia Tembus Peringkat 7 Dunia THE Sustainability Impact Ratings 2026
Prabowo Bertemu Kapolri...
Prabowo Bertemu Kapolri di Istana, Terima Laporan Kamtibmas-Persiapan Hari Bhayangkara 2026
Rekam Jejak Eks Ketua...
Rekam Jejak Eks Ketua PN Kudus yang Dipecat karena Tilep Uang Rp2 Miliar
Berita Terkini
Iran Peringatkan Kapal-kapal...
Iran Peringatkan Kapal-kapal Tidak Melintasi Selat Hormuz Tanpa Izin
Korban Gempa Venezuela...
Korban Gempa Venezuela Bertambah, 164 Orang Tewas, 971 Luka-luka
Menlu Iran Bilang Hamas:...
Menlu Iran Bilang Hamas: Gaza Penting dalam Negosiasi dengan AS
Netanyahu Terpaksa Terima...
Netanyahu Terpaksa Terima Gencatan Senjata, Israel Bersiap Tarik Pasukan
PBB Ungkap Israel Bunuh...
PBB Ungkap Israel Bunuh Lebih dari 20.000 Anak Palestina
Venezuela Umumkan Keadaan...
Venezuela Umumkan Keadaan Darurat setelah Diguncang 2 Gempa Dahsyat, 32 Orang Tewas
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved