Mengapa Hamas Bisa Menjadi Lebih Kuat setelah Gencatan Senjata?

Selasa, 05 Desember 2023 - 05:52 WIB
loading...
Mengapa Hamas Bisa Menjadi...
Tentara Hamas makin tangguh selepas gencatan senjata. Foto/Reuters
A A A
WASHINGTON - Meskipun banyak perhatian telah diberikan pada bantuan kemanusiaan yang dimungkinkan oleh gencatan senjata selama seminggu antara Hamas dan Israel. Para ahli militer mencatat bahwa jeda tersebut mungkin memberi Hamas kesempatan untuk memperkuat dan memasok kembali pasukannya ketika perang kembali terjadi pada hari Jumat.

Gencatan senjata tersebut telah membuahkan keberhasilan dalam pembebasan puluhan sandera Israel dan asing lainnya serta ratusan tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel. Namun para pejabat Israel dan AS sebelumnya menganjurkan “jeda” dalam pertempuran dibandingkan gencatan senjata secara umum, dan menyatakan secara terbuka pada minggu-minggu sebelum gencatan senjata bahwa gencatan senjata secara umum akan menguntungkan Hamas.

Namun, karena jeda jangka pendek tersebut diperpanjang setiap hari selama seminggu terakhir, setidaknya hal tersebut setara dengan gencatan senjata sementara.

Kekhawatirannya adalah bahwa Hamas akan menjadi lebih kuat sehingga pasukannya dapat merespons serangan darat dan udara Israel yang menghancurkan di Gaza utara, dan mungkin juga di Gaza selatan, di mana banyak dari 2 juta penduduk sipil di wilayah kantong tersebut kini berada setelah mengindahkan peringatan Israel untuk meninggalkan Gaza utara. sebelum pasukan Israel menyerang di sana.

Pertanyaan apakah Hamas mendapat manfaat dari gencatan senjata sementara mungkin akan terjawab segera setelah Israel melanjutkan operasi ofensifnya pada hari Jumat dengan melancarkan serangan udara di Jalur Gaza setelah Israel mengatakan Hamas telah melanggar ketentuan gencatan senjata.

Awal pekan ini, juru bicara keamanan nasional AS John Kirby mengakui adanya "risiko nyata" bahwa Hamas mungkin mendapat manfaat dari perpanjangan gencatan senjata setiap hari untuk memungkinkan berlanjutnya pemindahan sandera Israel dan asing lainnya serta tahanan Palestina yang ditahan di penjara-penjara Israel.

“Kami mengawasi hal itu dengan cermat dan rekan-rekan kami di Israel, Anda bisa yakin [mereka] juga mengawasi hal itu dengan cermat,” kata John Kirby, juru bicara Dewan Keamanan Nasional mengatakan kepada wartawan Gedung Putih pada hari Senin, dilansir ABC News.

“Saya hanya akan mengatakan bahwa tanpa membahas masalah intelijen, jeda apa pun dalam pertempuran dapat menguntungkan musuh Anda dalam hal waktu untuk melakukan perbaikan, untuk mengistirahatkan pejuang Anda, untuk mempersenjatai kembali mereka, memperlengkapi mereka kembali,” kata Kirby.

BacaJuga: Tentara Zionis Makin Tak Berdaya, Brigade Al-Qassam Hancurkan 28 Kendaraan Tentara Israel

“Jeda dalam pertarungan bisa dilihat sebagai sebuah keuntungan, tapi sekali lagi, saya ingin menekankan bahwa ini selalu menjadi bagian dari perhitungan," ungkap Kirby.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Kirim Video ke Agen...
Kirim Video ke Agen Intelijen Iran, Tentara Israel Ini Dipenjara selama 5 Tahun
Juru Bicara Hamas Lolos...
Juru Bicara Hamas Lolos dari Serangan Israel, Warga Sipil Tewas Dirudal Zionis di Kota Gaza
Abbas Tetapkan 28 November...
Abbas Tetapkan 28 November untuk Pemilu Legislatif Palestina Pertama dalam Lebih dari 20 Tahun
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
Apa itu Administrasi...
Apa itu Administrasi Gaza yang Baru setelah Pemerintahan Hamas Bubar?
Rudal AGM-188A Rusty...
Rudal AGM-188A Rusty Dagger, Membentuk Masa Depan Medan Perang
Konflik AS-Iran Meluas,...
Konflik AS-Iran Meluas, Kuwait Jadi Sasaran Serangan Rudal dan Drone
Trump Kumpulkan Pejabat...
Trump Kumpulkan Pejabat AS di Situation Room Gedung Putih, Bahas Serangan Dahsyat ke Iran
Rekomendasi
Bahlil Sebut Kehadiran...
Bahlil Sebut Kehadiran Blok Masela Mampu Dongkrak PDB Nasional hingga Rp2.477 Triliun
Gus Salam, Calon Ketum...
Gus Salam, Calon Ketum PBNU yang Dukung Argentina Sejak 1986
KM Nurul Salsa Tenggelam...
KM Nurul Salsa Tenggelam di Perairan Pulau Polassi Sulsel: 1 Meninggal dan 23 Hilang
Berita Terkini
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Apa Arti Las Malvinas...
Apa Arti 'Las Malvinas Son Argentinas'? Slogan yang Dikibarkan Timnas Argentina Ternyata Menyimpan Luka Sejarah 200 Tahun
Infografis
Amerika Serikat dan...
Amerika Serikat dan Houthi Sepakat Melakukan Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved