Presiden Abbas: Gaza Bagian Integral Palestina, Kami Tolak Skema Pemisahannya
Jum'at, 01 Desember 2023 - 08:45 WIB
loading...
Presiden Palestina Mahmoud Abbas (kanan) bertemu Menteri Luar Negeri AS Antony Blinken (kiri) di Ramallah, Tepi Barat, pada 30 November 2023. Foto/Presidensi Palestina/Anadolu Agency
A
A
A
RAMALLAH - Presiden Palestina Mahmoud Abbas mengatakan Jalur Gaza adalah bagian “integral” dari Negara Palestina selama pertemuan dengan Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) Antony Blinken di Ramallah.
Anadolu Agency melaporkan, Abbas menolak penerimaan atau kolaborasi apa pun dengan skema Israel untuk memisahkan” wilayah pesisir tersebut.
“Abbas menggarisbawahi pentingnya mempertahankan gencatan senjata yang ada saat ini di Gaza dan mencapai penghentian agresi Israel secara komprehensif untuk melindungi warga sipil dari serangan udara dan kekerasan yang dilakukan militer Israel,” ungkap kantor berita Palestina, WAFA.
Abbas menekankan pentingnya peningkatan cepat bantuan kemanusiaan, medis dan makanan, serta penyediaan air, listrik dan bahan bakar.
Dia menyerahkan kepada Blinken satu dokumen yang menguraikan secara komprehensif berbagai kejahatan Pendudukan Israel di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem, meliputi tindakan pembunuhan, perusakan, pembersihan etnis dan pelanggaran berat lainnya.
Presiden Palestina mendesak Blinken “memaksa pemerintah Israel segera menghentikan tindakan dan pelanggaran terhadap tahanan Palestina dan masyarakat luas.”
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Serukan De-Amerikanisasi di Timur Tengah
Anadolu Agency melaporkan, Abbas menolak penerimaan atau kolaborasi apa pun dengan skema Israel untuk memisahkan” wilayah pesisir tersebut.
“Abbas menggarisbawahi pentingnya mempertahankan gencatan senjata yang ada saat ini di Gaza dan mencapai penghentian agresi Israel secara komprehensif untuk melindungi warga sipil dari serangan udara dan kekerasan yang dilakukan militer Israel,” ungkap kantor berita Palestina, WAFA.
Abbas menekankan pentingnya peningkatan cepat bantuan kemanusiaan, medis dan makanan, serta penyediaan air, listrik dan bahan bakar.
Dia menyerahkan kepada Blinken satu dokumen yang menguraikan secara komprehensif berbagai kejahatan Pendudukan Israel di Gaza dan Tepi Barat, termasuk Yerusalem, meliputi tindakan pembunuhan, perusakan, pembersihan etnis dan pelanggaran berat lainnya.
Presiden Palestina mendesak Blinken “memaksa pemerintah Israel segera menghentikan tindakan dan pelanggaran terhadap tahanan Palestina dan masyarakat luas.”
Baca juga: Pemimpin Tertinggi Iran Khamenei Serukan De-Amerikanisasi di Timur Tengah
Lihat Juga :