Menteri Sayap Kanan Israel Ancam Mundur Jika Perang di Gaza Berhenti
Kamis, 30 November 2023 - 10:56 WIB
loading...
A
A
A
Hanya partai sayap kanan Otzma Yehudit pimpinan Ben-Gvir yang menentang gencatan senjata, yang dimediasi oleh Qatar, Amerika Serikat (AS), dan Mesir.
Tidak jelas apakah keluarnya partai tersebut dari kabinet akan mengakibatkan runtuhnya koalisi yang berkuasa.
Selain Ben-Gvir sendiri, Otzma Yehudit memiliki dua menteri lain di kabinet Netanyahu yang beranggotakan 38 orang, termasuk Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu, yang awal bulan ini menyerukan serangan nuklir ke Gaza, dengan mengatakan bahwa itu adalah “sebuah pilihan.”
Baca Juga: Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat
Ben-Gvir sendiri sering melontarkan pernyataan yang menghasut terhadap warga Palestina dan menyerukan agar pemukim ilegal Yahudi Israel dipersenjatai.
Israel telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah serangan mendadak pada 7 Oktober di perbatasan dengan Gaza, yang menyebabkan kelompok militan Palestina itu membunuh sekitar 1.200 orang – menurut Israel, dan menawan lebih dari 200 orang.
Tidak jelas apakah keluarnya partai tersebut dari kabinet akan mengakibatkan runtuhnya koalisi yang berkuasa.
Selain Ben-Gvir sendiri, Otzma Yehudit memiliki dua menteri lain di kabinet Netanyahu yang beranggotakan 38 orang, termasuk Menteri Warisan Budaya Amihai Eliyahu, yang awal bulan ini menyerukan serangan nuklir ke Gaza, dengan mengatakan bahwa itu adalah “sebuah pilihan.”
Baca Juga: Prancis Ajak UE Beri Sanksi kepada Pemukim Israel yang Menyerang Warga Tepi Barat
Ben-Gvir sendiri sering melontarkan pernyataan yang menghasut terhadap warga Palestina dan menyerukan agar pemukim ilegal Yahudi Israel dipersenjatai.
Israel telah bersumpah untuk memusnahkan Hamas setelah serangan mendadak pada 7 Oktober di perbatasan dengan Gaza, yang menyebabkan kelompok militan Palestina itu membunuh sekitar 1.200 orang – menurut Israel, dan menawan lebih dari 200 orang.
Lihat Juga :