Tidak Gabung Militer, Putra Netanyahu Daftar ke Layanan Ini
Kamis, 30 November 2023 - 10:16 WIB
loading...
A
A
A
Putra PM Israel itu menuai kritik karena tidak kembali ke Israel setelah pemerintahan ayahnya memulai perang di Jalur Gaza pada 7 Oktober.
Sekitar 15.000 orang di Gaza telah terbunuh sejak Israel mulai membombardir wilayah tersebut pada hari ketika kelompok Palestina Hamas melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Warga Israel mempertanyakan mengapa pria berusia 32 tahun itu tidak termasuk di antara ratusan ribu warga Israel yang dipanggil untuk bertugas dalam perang atau bergabung dengan warga negara yang terbang ke Israel untuk mendaftar ke militer.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas tapi Kritik Militer Israel
Yair telah berada di Amerika Serikat (AS) selama beberapa bulan dan dari sana ia melakukan penggalangan dana untuk badan amal yang bekerja dengan warga Israel yang terkena dampak serangan Hamas. Dia kembali ke Israel minggu lalu, menurut The Jerusalem Post.
Sekitar 15.000 orang di Gaza telah terbunuh sejak Israel mulai membombardir wilayah tersebut pada hari ketika kelompok Palestina Hamas melancarkan serangan besar-besaran terhadap Israel yang menewaskan sekitar 1.200 orang.
Warga Israel mempertanyakan mengapa pria berusia 32 tahun itu tidak termasuk di antara ratusan ribu warga Israel yang dipanggil untuk bertugas dalam perang atau bergabung dengan warga negara yang terbang ke Israel untuk mendaftar ke militer.
Baca Juga: Putra Netanyahu Kabur dari Perang Melawan Hamas tapi Kritik Militer Israel
Yair telah berada di Amerika Serikat (AS) selama beberapa bulan dan dari sana ia melakukan penggalangan dana untuk badan amal yang bekerja dengan warga Israel yang terkena dampak serangan Hamas. Dia kembali ke Israel minggu lalu, menurut The Jerusalem Post.
Lihat Juga :