Ini Alasan Qatar Sering Jadi Mediator Israel-Hamas

Selasa, 28 November 2023 - 14:48 WIB
loading...
Ini Alasan Qatar Sering...
Qatar memainkan perang penting dengan menjadi mediator gencatan senjata antara Israel dengan Hamas. Foto/REUTERS
A A A
DOHA - Qatar, sebuah kerajaan kecil yang kaya di kawasan Teluk di Timur Tengah, sekali lagi memainkan peran yang sangat besar dengan menjadi mediator gencatan senjata antara Israel dengan Hamas.

Berkat peran Qatar, gencatan senjata sementara selama empat hari tercapai—dimulai sejak Jumat pekan lalu, pukul 07.00 waktu setempat.

Gencatan senjata sementara ini memuluskan pertukaran puluhan sandera yang ditawan Hamas di Gaza dengan ratusan tahanan Palestina yang ditahan Israel.

Baca Juga: Kabur dari Perang Melawan Hamas di Gaza, Komandan Israel dan Wakilnya Dipecat

Berkat gencatan senjata sementara ini pula, truk-truk bantuan kemanusiaan bisa leluasa masuk ke Gaza, Palestina.

Qatar muncul sebagai negara yang unik, yakni selama bertahun-tahun telah menjadi tuan rumah kantor politik untuk berbagai kelompok yang dianggap Barat sebagai organisasi teroris, termasuk Hamas, Taliban Afghanistan, dan Ikhwanul Muslimin Mesir.

Mengapa Qatar Sering Jadi Mediator dalam Perang Israel-Hamas?


Banyak negara di Timur Tengah menginginkan peran mediator—termasuk Mesir, Oman dan Kuwait—namun Qatar menampilkan dirinya sebagai pemecah masalah utama di kawasan dan menganjurkan dialog.

Para pengamat, yang dikutip dari The Guardian, Selasa (28/11/2023), mengatakan Qatar mengambil peran ini karena sebagai negara kecil namun sangat kaya yang dibangun dengan pasokan gas cair dalam jumlah besar, Qatar perlu menjadikan dirinya sangat diperlukan oleh komunitas internasional dan dilindungi dari intervensi yang tidak diinginkan oleh tetangganya yang lebih besar; Arab Saudi dan Uni Emirat Arab.

Boikot terhadap Qatar pada tahun 2017-2021 yang dipimpin oleh Arab Saudi menunjukkan bahwa negara tersebut memiliki alasan kuat untuk merasa takut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
AS Luncurkan Serangan...
AS Luncurkan Serangan Hari Ke-12, Iran Siap Terapkan Doktrin 'Mata Ganti Mata'
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Israel Ketakutan
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
AS Ancam Malaysia setelah...
AS Ancam Malaysia setelah Anwar Ibrahim Ingin Usir Seluruh Warga Israel
Kemlu Soal Deportasi...
Kemlu Soal Deportasi Abdul Karim Raeq Miqdad: Murni Isu Pidana, Tak Pengaruhi Dukungan untuk Palestina
Korban Tewas Gempa Venezuela...
Korban Tewas Gempa Venezuela Tembus 5.208 Jiwa, 16.740 Orang Terluka
Rekomendasi
Sebut Ada 3 Kancil Politik...
Sebut Ada 3 Kancil Politik Indonesia, Prabowo: Kalau Berkumpul, Bahaya
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat...
Hyundai IONIQ 6 N Mencatat Waktu 7 Menit 35,42 Detik di Nurburgring
Dokter Tifa Sudah Pelajari...
Dokter Tifa Sudah Pelajari 10 Ribu Halaman Dokumen BAP sebelum Eksepsi Dikabulkan
Berita Terkini
Pemimpin Baru Hamas...
Pemimpin Baru Hamas Ungkap 6 Prioritas, Agenda Utama Akhiri Serangan Israel di Gaza
Selamat dari Serangan...
Selamat dari Serangan di Selat Hormuz, 3 Pelaut Thailand Gugat Pemilik Kapal
IRGC pada Warga Kuwait:...
IRGC pada Warga Kuwait: Amerika Serikat, Bukan Iran, yang Langgar Kedaulatan Anda
AS Terus Serang Iran...
AS Terus Serang Iran tapi Malah Ketakutan, Peringatkan Warganya di Seluruh Dunia
Menlu Rubio Klaim Iran...
Menlu Rubio Klaim Iran Memohon Kesepakatan dengan AS, Ancam 1 Kepala untuk 1 Mata
Lebih dari 2.300 Pemukim...
Lebih dari 2.300 Pemukim Yahudi Serbu Masjid Al-Aqsa, Hamas dan Yordania Murka
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved