Dunia Harus Waspada dengan Pandemi Baru! Wabah Penyakit Pernafasan di China Makin Mengerikan
Minggu, 26 November 2023 - 16:25 WIB
loading...
Wabah pernafasan di China makin mengkhawatirkan dan memicu ketakutan akan munculnya pandemi baru. Foto/Reuters
A
A
A
BEIJING - Kementerian Kesehatan China mendesak pemerintah setempat untuk meningkatkan jumlah klinik demam ketika negara tersebut bergulat dengan lonjakan penyakit pernapasan pada musim dingin pertama sejak pelonggaran pembatasan COVID-19.
Lonjakan ini menjadi masalah global minggu lalu ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta informasi lebih lanjut kepada China, mengutip laporan mengenai kelompok pneumonia yang tidak terdiagnosis pada anak-anak oleh Program Pemantauan Penyakit Berkembang (Programme for Monitoring Emerging Diseases).
China dan WHO menghadapi pertanyaan tentang transparansi pelaporan pada awal pandemi ini, yang muncul di kota Wuhan di China tengah pada akhir tahun 2019. WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada patogen baru atau tidak biasa yang ditemukan dalam penyakit-penyakit baru-baru ini.
Baca Juga: Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Penyakit Pernafasan
Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng mengatakan pada hari Minggu bahwa lonjakan penyakit pernapasan akut terkait dengan peredaran beberapa jenis patogen secara bersamaan, yang paling menonjol adalah influenza.
“Upaya harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah klinik dan area perawatan yang relevan, memperpanjang jam layanan secara tepat dan memperkuat jaminan pasokan obat-obatan,” kata Mi dalam konferensi pers, dilansir Reuters.
“Penting untuk melakukan pekerjaan yang baik dalam pencegahan dan pengendalian epidemi di tempat-tempat ramai seperti sekolah, lembaga penitipan anak dan panti jompo, dan untuk mengurangi arus orang dan kunjungan.”
Lonjakan ini menjadi masalah global minggu lalu ketika Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) meminta informasi lebih lanjut kepada China, mengutip laporan mengenai kelompok pneumonia yang tidak terdiagnosis pada anak-anak oleh Program Pemantauan Penyakit Berkembang (Programme for Monitoring Emerging Diseases).
China dan WHO menghadapi pertanyaan tentang transparansi pelaporan pada awal pandemi ini, yang muncul di kota Wuhan di China tengah pada akhir tahun 2019. WHO mengatakan pada hari Jumat bahwa tidak ada patogen baru atau tidak biasa yang ditemukan dalam penyakit-penyakit baru-baru ini.
Baca Juga: Waspadai Pandemi Baru, WHO Minta China Jelaskan Wabah Penyakit Pernafasan
Juru bicara Komisi Kesehatan Nasional Mi Feng mengatakan pada hari Minggu bahwa lonjakan penyakit pernapasan akut terkait dengan peredaran beberapa jenis patogen secara bersamaan, yang paling menonjol adalah influenza.
“Upaya harus dilakukan untuk meningkatkan jumlah klinik dan area perawatan yang relevan, memperpanjang jam layanan secara tepat dan memperkuat jaminan pasokan obat-obatan,” kata Mi dalam konferensi pers, dilansir Reuters.
“Penting untuk melakukan pekerjaan yang baik dalam pencegahan dan pengendalian epidemi di tempat-tempat ramai seperti sekolah, lembaga penitipan anak dan panti jompo, dan untuk mengurangi arus orang dan kunjungan.”
Lihat Juga :