Hamas Bebaskan Sandera, Joe Biden: Ini Baru Permulaan
Sabtu, 25 November 2023 - 08:01 WIB
loading...
A
A
A
“Harapan dan harapan saya adalah ketika kita bergerak maju, negara-negara Arab dan kawasan lainnya juga memberikan tekanan pada semua pihak untuk memperlambat hal ini, dan mengakhirinya secepat yang kita bisa,” tukasnya.
Pejuang Hamas membebaskan 24 sandera pada hari Jumat pada hari pertama gencatan senjata – termasuk 13 wanita dan anak-anak Israel, 10 pekerja pertanian Thailand dan seorang warga Filipina.
Para sandera dipindahkan keluar dari Gaza dan diserahkan kepada pihak berwenang Mesir di perbatasan Rafah, didampingi oleh delapan anggota staf Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dalam konvoi empat mobil, kata ICRC.
Baca Juga: Mantan pemimpin Hamas: Tidak Ada Pemerintahan Asing di Gaza
Qatar, yang bertindak sebagai mediator perjanjian gencatan senjata, mengatakan 13 warga Israel telah dibebaskan, beberapa di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda, ditambah 10 warga Thailand dan seorang warga Filipina. Tiga puluh sembilan perempuan dan anak-anak Palestina dibebaskan dari penjara-penjara Israel sebagai imbalan atas 13 warga Israel tersebut.
Pejuang Hamas membebaskan 24 sandera pada hari Jumat pada hari pertama gencatan senjata – termasuk 13 wanita dan anak-anak Israel, 10 pekerja pertanian Thailand dan seorang warga Filipina.
Para sandera dipindahkan keluar dari Gaza dan diserahkan kepada pihak berwenang Mesir di perbatasan Rafah, didampingi oleh delapan anggota staf Komite Palang Merah Internasional (ICRC) dalam konvoi empat mobil, kata ICRC.
Baca Juga: Mantan pemimpin Hamas: Tidak Ada Pemerintahan Asing di Gaza
Qatar, yang bertindak sebagai mediator perjanjian gencatan senjata, mengatakan 13 warga Israel telah dibebaskan, beberapa di antaranya memiliki kewarganegaraan ganda, ditambah 10 warga Thailand dan seorang warga Filipina. Tiga puluh sembilan perempuan dan anak-anak Palestina dibebaskan dari penjara-penjara Israel sebagai imbalan atas 13 warga Israel tersebut.
Lihat Juga :