5 Perubahan yang Akan Terjadi jika Politikus Anti-Islam Memimpin Belanda

Sabtu, 25 November 2023 - 03:30 WIB
loading...
A A A
Strategi ini jelas memberikan “hasil sebaliknya”, katanya, “tetapi selain migrasi, agenda partai mengenai krisis perumahan dan kenaikan biaya hidup juga tampaknya berperan.”

4. Kebijakan Imigrasi Akan Terdampak

Wilders harus menemukan mitra koalisi yang bersama-sama akan mewakili mayoritas kursi di legislatif, sehingga ia dapat memenangkan mosi percaya untuk membentuk pemerintahan.

Jika perkembangan ini terjadi, ia akan menjadi pemimpin sayap kanan pertama di Eropa yang memimpin pemerintahan sejak Georgia Meloni dari Italia berkuasa.

Kekuasaan itu dapat meredam politiknya.

Meloni, yang juga seorang politisi anti-imigrasi dan Eurosceptic, menghilangkan kekhawatiran bahwa ia akan mengganggu kancah politik Eropa ketika ia melanjutkan dukungan kuat para pendahulunya terhadap Ukraina.

Tzogopoulos yakin moderasi ini telah dimulai bagi Wilders.

“[Wilders] telah melunakkan pendekatannya terhadap umat Islam dalam kampanye pra-pemilu. Secara teoritis digambarkan sebagai kelompok sayap kanan yang dapat dengan mudah meninggalkan ekstremisme dalam beberapa isu segera setelah mereka terpilih," kata Tzogoulos.

“Jelas, ada juga kasus lain seperti [Perdana Menteri Viktor] Orban di Hongaria.”

Dimitriadi mengatakan Wilders merupakan simbol dari pergeseran yang lebih luas ke sayap kanan – yang dapat menciptakan aliansi dan memperkuat posisi.

“Ada pergeseran yang jelas ke sayap kanan dan kegagalan sayap kiri dalam menanggapi isu-isu besar dengan cara yang meyakinkan bagi para pemilih,” katanya kepada Al Jazeera.

“Ada juga pendekatan konservatif mengenai migrasi dan suaka di tingkat UE Tampaknya pergeseran ke arah kanan dalam hal migrasi dan suaka akan terus berlanjut,” prediksi Dimitriadi.

5. Eropa Bergerak ke Arah Populisme

Partai-partai otoriter, anti-imigran, anti-globalis, Eurosceptic, dan populis yang tadinya terpinggirkan di Eropa mulai berkembang setelah krisis keuangan global tahun 2008 dan kembali mendapat dorongan dari lonjakan kedatangan pengungsi pada tahun 2015. Kini, inflasi yang tinggi memberi mereka dorongan lain.

Mereka awalnya adalah mitra koalisi junior, namun kini mereka mulai memimpin pemerintahan di Italia dan mungkin juga di Belanda.

Partai Kebebasan yang dipimpin Wilders menjadi partai terbesar ketiga di Belanda pada pemilu 2010 dan mendukung pemerintahan koalisi Rutte selama dua tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Siapa Han Seong-sook?...
Siapa Han Seong-sook? PM Korea Selatan Perempuan Pimpin Transformasi AI
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
AS dan Iran Setujui...
AS dan Iran Setujui Kesepakatan untuk Akhiri Perang di Timur Tengah, Ini Isinya
Iran Sebut AS Akan Ganti...
Iran Sebut AS Akan Ganti Kerugian Perang: Ini Poin Penting
Rekomendasi
BPIP Sebut 228 Putra-Putri...
BPIP Sebut 228 Putra-Putri Terbaik Jalani Verifikasi Paskibraka Tingkat Pusat 2026
Wali Kota Agustina Tegaskan...
Wali Kota Agustina Tegaskan Kerukunan Jadi Kekuatan Utama Membangun Kota Semarang
Kemenag Susun Kosa Isyarat...
Kemenag Susun Kosa Isyarat Istilah Fikih dan Teologi Islam untuk Disabilitas
Berita Terkini
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN...
Putin Siapkan KTT Rusia-ASEAN dan Perundingan Bilateral di Sela-selanya
Pengaktifan Kembali...
Pengaktifan Kembali Transit Lewat Selat Hormuz Mungkin Perlu Waktu Beberapa Pekan
Menlu Iran Tegaskan...
Menlu Iran Tegaskan Akhir Perang Dideklarasikan Senin, Resmi Berlaku Jumat
Hamas Sambut Baik Kesepakatan...
Hamas Sambut Baik Kesepakatan AS-Iran, Serukan Penghentian Serangan di Gaza dan Lebanon
7 Fakta Unik Cape Verde,...
7 Fakta Unik Cape Verde, Negara Kecil yang Bikin Spanyol Frustrasi di Piala Dunia 2026
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Infografis
5 Buah Rendah Gula yang...
5 Buah Rendah Gula yang Aman untuk Diet, Tetap Manis dan Menyegarkan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved