Eks Intelijen AS: Hamas Menang Perang Gaza, Israel Dikalahkan Secara Memalukan
Jum'at, 24 November 2023 - 08:48 WIB
loading...
A
A
A
"Penandatanganan gencatan senjata oleh Israel merupakan indikasi paling pasti sejauh ini bahwa segala sesuatunya tidak berjalan baik sehubungan dengan serangannya terhadap Hamas," kata Ritter.
Dia memahami bahwa perang Gaza kali ini benar-benar disiapkan Hamas dengan sangat baik.
"Hasil ini seharusnya tidak mengejutkan siapa pun. Ketika Hamas melancarkan serangannya terhadap Israel, pada tanggal 7 Oktober, Hamas mulai melaksanakan rencana yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun. Perhatian yang cermat terhadap detail, seperti yang terlihat dalam operasi Hamas, menggarisbawahi fakta bahwa gerakan tersebut sedang mempelajari intelijen Israel dan kekuatan militer yang menentangnya, dan mengungkap kelemahan yang kemudian dieksploitasi," jelas Ritter.
Sebelumnya, Ritter—yang juga mantan inspektur senjata Komisi Khusus PBB—menuliskan analisis yang mengejutkan tentang serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Ketika Israel dan para pemimpin Barat menggambarkan serangan Hamas itu sebagai serangan teroris, Ritter tidak setuju.
Dia memahami bahwa perang Gaza kali ini benar-benar disiapkan Hamas dengan sangat baik.
"Hasil ini seharusnya tidak mengejutkan siapa pun. Ketika Hamas melancarkan serangannya terhadap Israel, pada tanggal 7 Oktober, Hamas mulai melaksanakan rencana yang telah dipersiapkan selama bertahun-tahun. Perhatian yang cermat terhadap detail, seperti yang terlihat dalam operasi Hamas, menggarisbawahi fakta bahwa gerakan tersebut sedang mempelajari intelijen Israel dan kekuatan militer yang menentangnya, dan mengungkap kelemahan yang kemudian dieksploitasi," jelas Ritter.
Sebelumnya, Ritter—yang juga mantan inspektur senjata Komisi Khusus PBB—menuliskan analisis yang mengejutkan tentang serangan Hamas pada 7 Oktober ke Israel selatan yang menewaskan 1.200 orang dan ratusan lainnya disandera.
Ketika Israel dan para pemimpin Barat menggambarkan serangan Hamas itu sebagai serangan teroris, Ritter tidak setuju.
Lihat Juga :