Menlu Saudi: Tak Ada Ibu Kota Arab yang Aman dari Rudal Iran

Senin, 20 November 2017 - 07:46 WIB
Menlu Saudi: Tak Ada...
Menlu Saudi: Tak Ada Ibu Kota Arab yang Aman dari Rudal Iran
A A A
KAIRO - Arab Saudi mendesak negara-negara Liga Arab untuk menemukan solusi ”non-kompromi” untuk menghadapi apa yang mereka sebut sebagai “agresi Iran”. Menteri Luar Negeri (Menlu) Arab Saudi Adel al-Jubeir memperingatkan bahwa tak ada ibu kota negara Arab yang aman dari rudal Teheran.

Peringatan itu disampaikan dalam pertemuan darurat para menteri luar negeri Arab di Kairo, Mesir, hari Minggu. ”Kami tidak akan berdiri diam dalam menghadapi agresi Iran,” kata al-Jubeir.

Pejabat Saudi ini menuduh Teheran campur tangan urusan internal di berbagai negara Timur Tengah, terutama yang berfokus pada faksi Houthi di Yaman, dan Hizbullah di Libanon.

”Iran menciptakan agen di wilayah tersebut, seperti milisi Houthi dan Hizbullah, yang sama sekali mengabaikan semua prinsip internasional,” kata al-Jubeir.

Diplomat top Riyadh yang menjabat sebagai Duta Besar Saudi untuk Amerika Serikat dua tahun lalu itu mengatakan bahwa 80 rudal buatan Iran telah diluncurkan dari Yaman sejak konflik pecah bulan Maret 2015.

“Melihat kelonggaran terhadap Iran tidak akan membiarkan Ibu Kota Arab aman dari rudal balistik tersebut,” katanya, mengacu pada serangan rudal balistik dari Houthi Yaman terhadap Riyadh yang digagalkan awal bulan ini. Saudi meyakini, serangan rudal itu diperintahkan oleh Teheran.

Kepala Liga Arab Ahmed Aboul-Gheit, seperti dilansir dari Al Arabiya, Senin (20/11/2017), juga membuat tuduhan serupa terhadap Iran yang mengembangkan tekonologi rudal. Liga Arab terdiri dari 22 negara yang didominasi negara Muslim Sunni di Timur Tengah dan Afrika Utara.

”Kami mengatakan dengan jelas bahwa ancaman Iran telah melampaui semua batas dan mendorong wilayah tersebut menuju jurang maut,” kata Aboul-Gheit.

Dalam sebuah resolusi, Liga Arab mengatakan bahwa pihaknya tidak bermaksud untuk mengumumkan perang melawan Iran untuk saat ini. Namun, kelompok negara Arab itu memperingatkan bahwa Arab Saudi memiliki hak untuk mempertahankan wilayahnya.
(mas)
Berita Terkait
Iran dan Arab Saudi...
Iran dan Arab Saudi Akan Bangun Kembali Hubungan Diplomatik
Arab Saudi-Iran Setuju...
Arab Saudi-Iran Setuju Lanjutkan Pembicaraan Normalisasi
Delegasi Iran Tiba di...
Delegasi Iran Tiba di Riyadh untuk Persiapkan Pembukaan Kembali Kedutaan
Pembicaraan Rekonsiliasi...
Pembicaraan Rekonsiliasi Iran-Saudi Siap ke Tingkat Lebih Tinggi
Panglima Militer Arab...
Panglima Militer Arab Saudi Berkunjung ke Iran, Ada Apa Gerangan?
Arab Saudi Resmi Akui...
Arab Saudi Resmi Akui Berunding dengan Iran, Hasil Masih Terlalu Dini
Berita Terkini
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
21 menit yang lalu
Otoritas Selat Teluk...
Otoritas Selat Teluk Persia Umumkan Kapal-kapal Diizinkan Melintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
2 jam yang lalu
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
3 jam yang lalu
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
4 jam yang lalu
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
5 jam yang lalu
Infografis
6 Jenis Rudal Iran yang...
6 Jenis Rudal Iran yang Mampu Tembus Iron Dome Israel
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved