10 Aktor Internasional yang Bisa Menjadi Mediator Perang Gaza, Adakah Indonesia?
Kamis, 23 November 2023 - 22:02 WIB
loading...
Banyak negara dan lembaga internasional yang mencoba menjadi mediator dalam menghentikan perang Gaza. Foto/Reuters
A
A
A
GAZA - Gencatan senjata dan pertukaran tahanan menjadi isu penting untuk menghentikan perang Gaza antara Israel dan Hamas . Namun, untuk mewujudkannya, maka diperlukan aktor internasional yang kuat yang mampu memediasi antara Israel dan Hamas.
Apalagi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menyatakan bahwa perang Gaza sebagai genosida di Palestina. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan akan terus melanjutkan invasi ke Gaza meskipun perundingan damai dimulai.
Bisakah komunitas internasional melakukan intervensi untuk menghentikan Israel menerapkan hukuman kolektif terhadap warga Palestina di Gaza?
“Saya pikir masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi, karena [saat ini] Israel bereaksi berdasarkan kemarahan dan balas dendam,” kata Profesor Mahjoob Zweiri, direktur Pusat Studi Teluk di Universitas Qatar, mengatakan kepada Al Jazeera.
![10 Aktor Internasional yang Bisa Menjadi Mediator Perang Gaza, Adakah Indonesia?]()
Foto/Reuters
Para menteri luar negeri dan pemimpin Liga Arab sudah menggelar beberapa pertemuan puncak darurat.
Asisten Sekretaris Jenderal Hossam Zaki mengatakan para menteri akan membahas upaya Arab untuk “menghentikan agresi Israel” di Gaza.
Zweiri mengatakan Liga Arab tidak punya peran apa pun. “Ini merupakan cerminan dari pemerintahan Arab yang terfragmentasi. Ia tidak memiliki alat.”
Baca Juga: Segera Serbu RS Indonesia, Tentara Israel Perintahkan Evakuasi Pasien dalam 4 Jam
![10 Aktor Internasional yang Bisa Menjadi Mediator Perang Gaza, Adakah Indonesia?]()
Foto/Reuters
Beijing menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan menyerukan “tenang”.
Para pengamat bertanya-tanya apakah China akan mencoba mempromosikan dirinya sebagai pembawa perdamaian regional setelah negara itu berhasil menjadi perantara pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi.
Pada bulan April, Menteri Luar Negeri Israel saat itu, Qin Gang, mengatakan kepada para menteri luar negeri Israel dan Palestina bahwa China siap memfasilitasi upaya menuju perundingan damai.
China mendukung solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang berdaulat. Mereka juga mengadvokasi bantuan pembangunan internasional untuk Palestina.
![10 Aktor Internasional yang Bisa Menjadi Mediator Perang Gaza, Adakah Indonesia?]()
Foto/Reuters
Apalagi, Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) sudah menyatakan bahwa perang Gaza sebagai genosida di Palestina. Namun, Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu menegaskan akan terus melanjutkan invasi ke Gaza meskipun perundingan damai dimulai.
Bisakah komunitas internasional melakukan intervensi untuk menghentikan Israel menerapkan hukuman kolektif terhadap warga Palestina di Gaza?
“Saya pikir masih terlalu dini untuk membicarakan mediasi, karena [saat ini] Israel bereaksi berdasarkan kemarahan dan balas dendam,” kata Profesor Mahjoob Zweiri, direktur Pusat Studi Teluk di Universitas Qatar, mengatakan kepada Al Jazeera.
Berikut ini adalah 10 negara-negara dan organisasi internasional yang mungkin berperan sebagai pembawa perdamaian.
1. Liga Arab

Foto/Reuters
Para menteri luar negeri dan pemimpin Liga Arab sudah menggelar beberapa pertemuan puncak darurat.
Asisten Sekretaris Jenderal Hossam Zaki mengatakan para menteri akan membahas upaya Arab untuk “menghentikan agresi Israel” di Gaza.
Zweiri mengatakan Liga Arab tidak punya peran apa pun. “Ini merupakan cerminan dari pemerintahan Arab yang terfragmentasi. Ia tidak memiliki alat.”
Baca Juga: Segera Serbu RS Indonesia, Tentara Israel Perintahkan Evakuasi Pasien dalam 4 Jam
2. China

Foto/Reuters
Beijing menyatakan keprihatinan mendalam atas eskalasi konflik dan menyerukan “tenang”.
Para pengamat bertanya-tanya apakah China akan mencoba mempromosikan dirinya sebagai pembawa perdamaian regional setelah negara itu berhasil menjadi perantara pemulihan hubungan antara Iran dan Arab Saudi.
Pada bulan April, Menteri Luar Negeri Israel saat itu, Qin Gang, mengatakan kepada para menteri luar negeri Israel dan Palestina bahwa China siap memfasilitasi upaya menuju perundingan damai.
China mendukung solusi dua negara terhadap konflik Israel-Palestina, berdasarkan perbatasan sebelum tahun 1967 dan dengan Yerusalem Timur sebagai ibu kota negara Palestina yang berdaulat. Mereka juga mengadvokasi bantuan pembangunan internasional untuk Palestina.
3. Mesir

Foto/Reuters
Lihat Juga :